Isak dan Zikir Santri Sambut Jenazah Ustaz Arifin Ilham

CNN Indonesia | Kamis, 23/05/2019 20:35 WIB
Isak dan Zikir Santri Sambut Jenazah Ustaz Arifin Ilham Jenazah pemimpin majelis Az Zikra, Ustaz Arifin Ilham akan dimakamkan di halaman masjid pondok pesantren Az-Zikra Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/5) siang. (CNN Indonesia/Aini Putri Wulandari)
Bogor, CNN Indonesia -- Jenazah ulama sekaligus pendiri pondok pesantren Az-Zikra, Ustaz Muhammad Arifin Ilham tiba di lokasi pemakaman di Pondok Pesantren Az-Zikra Gunung Sindur, Bogor, Kamis (23/5) malam. Rombongan pembawa jenazah tiba sekitar pukul 20.00 WIB.

Kendaraan ambulans berwarna hitam yang membawa almarhum terlihat memasuki kompleks ponpes sambil dijaga ketat oleh aparat keamanan. Saat dikeluarkan dari mobil jenazah, warga dan para santri menyambut dengan zikir. Terdengar isak dari massa yang berkerumun.

Jemaah di dalam masjid pun riuh ketika melihat keranda jenazah berwarna hijau yang dibawa masuk ke dalam masjid.


Diketahui sebelumnya, jenazah sampai di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma pada sekitar pukul 17.30 WIB. Jenazah kemudian dibawa ke ponpes Az-Zikrah, Sentul untuk disalatkan.

Isak dan Zikir Santri Sambut Jenazah Ustaz Arifin IlhamUstaz Arifin Ilham. (Screenshot via instagram (@kh_m_arifin_ilham)


Di pondok pesantren yang diasuhnya itu Ustaz Arifin Ilham akan disalatkan lagi dan segera dimakamkan. Ketua Yayasan Az-Zikra, Khotib Kholil mengatakan memang almarhum berwasiat untuk disalatkan dua kali di kedua ponpes itu.

Arifin Ilham berangkat ke Penang, Malaysia pada 15 April 2019, atau dua hari menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Almarhum menjalani pengobatan di salah satu rumah sakit Penang lantaran menderita kanker kelenjar getah bening.

Kholil menjelaskan bahwa Ustaz Arifin sempat melewati masa kritisnya setelah masuk ruang Intensive Care Unit (ICU) dini hari waktu setempat pada Selasa (21/5).

Namun, kondisi Arifin Ilham kembali kritis sejak Rabu sore. Kemudian mengembuskan nafas terakhirnya pada Rabu malam. Almarhum selama dirawat di Penang ditemani keempat istrinya dan ibunya yang menginap di Apartemen Mansion One, George Town.

(ani/ain)