Relawan Laporkan Pengancam Jokowi dan Wiranto ke Polisi

CNN Indonesia | Sabtu, 25/05/2019 01:39 WIB
Relawan Laporkan Pengancam Jokowi dan Wiranto ke Polisi Mapolda Metro Jaya. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang relawan Joko Widodo (Jokowi), C Suhadi melaporkan seorang pria yang diduga mengancam sang presiden dan Menkopolhukam Wiranto ke Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (24/5).

Suhadi yang juga Ketua Umum Negeriku Indonesia Jaya (Ninja) mengatakan laporan itu buat setelah melihat sebuah video berisi ancaman yang dilakukan oleh seorang pria dari grup whatsapp.

"Saya sebagai anak bangsa merasa enggak senang jika kepala negara dicaci maki, saya sebagai rakyat dan relawan Jokowi merasa enggak suka jika Presiden saya dicaci maki sampai mau dibunuh begitu," tutur Suhadi saat dikonfirmasi, Jumat (24/5).


Dalam video tersebut, kata dia, menampilkan seorang pria bersorban yang mengucapkan pernyataan bernada pengancaman.

'Rezim biadab, hei Jokowi ketemu kau sama saya, saya bunuh kau. Jokowi dan antek-anteknya Wiranto kau jahanam, bangsat kau, penghiatan kau,' demikian umpatan pria dalam video itu yang dilaporkan Suhadi.


Suhadi pun menjadikan video tersebut sebagai barang bukti dalam pembuatan laporan. Laporan itu, kata Suhadi, telah ia buat pada 22 Mei lalu.

Laporan itu diketahui telah diterima pihak kepolisian dengan nomor laporan LP/3212/V/2019/PMJ/ Dit Reskrimum.

Suhadi menyampaikan dirinya melaporkan pria yang melakukan pengancaman tersebut dengan pasal makar.

"Saya melaporkan berkaitan makar karena itu ada kata-kata bunuh Presiden, ada beberpa pasal juga saya laporkan," ujarnya.

Dari tanda terima laporan yang diperoleh CNNIndonesia.com, terlapor dalam kasus tersebut masih dalam lidik. Sedangkan untuk pasal yang dilaporkan adalah Pasal 104 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP junto Pasal 87 KUHP tentang makar.

(dis/kid)