Pansus Kunker ke Riau Pelajari Pemilihan Wagub

CNN Indonesia | Sabtu, 25/05/2019 02:16 WIB
Pansus Kunker ke Riau Pelajari Pemilihan Wagub Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Panitia khusus (pansus) pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Riau untuk melakukan pembelajaran seputar pemilihan wagub DKI pengganti Sandiaga Uno.

Wakil ketua DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik mengatakan kunjungan kerja itu dimulai sejak Rabu (22/5). Ia juga mengatakan kunker hanya akan dilakukan sekali saja.

"Lagi kunker ke Riau. Riau sudah melakukan pemilihan. Pansus sudah Kunker. Baru pulang hari ini," kata Taufik saat dikonfirmasi, Jumat (24/5).


Posisi wakil gubernur Riau sempat kosong selama beberapa tahun. Pada tahun 2014 wakil gubernur Arsyadjuliandi Rachman ditetapkan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau karena Gubernur Riau Annas Maamun ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Posisi Wakil Gubernur yang kosong tak bertuan itu kemudian dirangkap Arsyadjuliandi dan dibiarkan kosong. Kondisi tersebut berubah pada Selasa, 25 April 2017, saat mantan Bupati Rokan Hilir, Wan Thamrin Hasyim, terpilih dalam pemilihan Wakil Gubernur Riau di DPRD.

Menurut Taufik, kelanjutan soal pemilihan wagub akan kembali dibahas pekan depan. Ia berharap, setelah kunker proses penetapan tata tertib pemilihan bisa segera diselesaikan.

"Kalau tata tertib sama panitia pemilih bisa sebelum lebaran kalau dikebut," ungkapnya.
Wakil Ketua Pansus Bestari Barus mengatakan proses pemilihan wagub baru ditargetkan selesai tiga bulan ke depan, atau tepatnya pada awal Agustus 2019. Hal itu karena anggota DPRD DKI Jakarta periode 2014-2019 akan segera berakhir masa jabatannya.

"Sekitar Agustus awal sudah pemilihan, itu targetnya," kata Besari di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Senin (20/5).

Bestari mengatakan DPRD sudah menyelesaikan draft tata tertib proses pemilihan wagub pengganti Sandiaga Uno. Draft itu akan dibahas lebih lanjut dalam rapat-rapat yang akan digelar dalam beberapa waktu ke depan.
(ani/ugo)


BACA JUGA