Dapat Hadiah dari Jokowi, Juara MTQ Akan Hajikan Orang Tua

CNN Indonesia | Selasa, 28/05/2019 18:26 WIB
Dapat Hadiah dari Jokowi, Juara MTQ Akan Hajikan Orang Tua Syamsuri Firdaus, juara MTQ Internasional ke-7 di Turki, mengaku akan menghajikan orang tua setelah mendapat hadiah dari Jokowi. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seusai bertemu Presiden Joko Widodo, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (28/5), qari asal Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Syamsuri Firdaus, mendapat bingkisan dan uang. Hadiah itu akan digunakannya untuk memberangkatkan kedua orang tuanya ke Tanah Suci.

Ia sebelumnya menjuarai MTQ Internasional ke-7 di Turki.

"Alhamdulillah. Ada hadiah berupa bingkisan, berupa uang," kata Syamsuri usai bertemu Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/5).


Syamsuri tak merinci bingkisan dan berapa hadiah uang yang diberikan oleh mantan Wali Kota Solo itu. Pemuda berusia 20 tahun itu merasa bersyukur mendapat hadiah dari orang nomor satu di Indonesia.

Ia mengaku akan menggunakan hadiah juara dan hadiah dari Jokowi untuk memberangkatkan orang tua ibadah haji.

Pertemuan Syamsuri dengan Jokowi, di Istana Merdeka.Pertemuan Syamsuri dengan Jokowi, di Istana Merdeka. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
"Insyaallah hadiahnya saya pergunakan untuk memberangkatkan haji kedua orang tua saya," ujarnya.

Syamsuri mengatakan bahwa Jokowi berpesan kepada dirinya untuk tetap bersemangat dan meningkatkan prestasi.

"Tetap semangat dan berjuang sungguh-sungguh untuk meningkatkan dan mensyiarkan Alquran untuk memotivasi, menginspirasi generasi penerus bangsa," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa Jokowi sempat menyaksikan penampilan dirinya di salah satu stasiun televisi swasta Indonesia semalam. Jokowi, kata Syamsuri, mengaku terharu dan tenang saat mendengarkan dirinya membaca ayat suci Alquran.

"Alhamdulillah tadi katanya Pak Jokowi nonton dan merasa haru, merasa bahagia, merasa tenang hatinya, katanya," tuturnya.

Syamsuri bercerita sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD) dirinya mulai belajar membaca Alquran. Ia mengaku memulai dengan belajar nazam, makhroj, hingga tajwid. Setelah cukup memahami, Syamsuri mulai mengikuti lomba MTQ.

Ilustrasi pembaca alquran.Ilustrasi pembaca alquran. (ANTARA FOTO/Rahmad)
Dari situ, ia terus berlatih setiap hari. Syamsuri memilih berlatih selepas Salat Subuh dan Isya. Ia pun mengingatkan kepada para qari untuk terus berlatih setiap hari. Latihan menjadi kunci untuk bisa meningkatkan suara saat membaca Alquran.

"Alhamdulillah setiap kita latihan otomatis suara kita semakin tinggi, semakin berkembang. Dan memang itu sebagai dorongan dan memang tipsnya itu tetaplah berlatih," ujarnya.

Tingkatkan Prestasi

Sementara itu, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Muhammadiyah Amin mengatakan Jokowi meminta dirinya melakukan pembinaan terhadap para qari dan qariah di seluruh Indonesia.

Ia menyebut banyak anak Indonesia memiliki potensi untuk menjadi juara MTQ baik tingkat nasional maupun internasional. Menurut Amin, pihaknya melakukan penjaringan mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.

"Pak presiden meminta kepada saya sebagai ketua MTQ nasional untuk melakukan pembinaan seluruh Indonesia," kata Amin yang mendampingi Syamsuri.

Amin menuturkan setiap tahunnya tak kurang dari 20 negara mengundang Indonesia untuk mengikuti kejuaraan MTQ internasional. Menurut dia, setiap tahun pula perwakilan Indonesia bisa meraih juara dalam perlombaan MTQ tersebut.

Ilustrasi jemaah haji.Ilustrasi jemaah haji. (REUTERS/Zohra Bensemra)
"Alhamdulillah tiap tahun dapat juara. Bulan lalu itu Salman Amrullah di Iran juga juara, ikut MTQ Internasional di Iran," tuturnya.

Sebelum berprestasi di tingkat internasional, Syamsuri pernah meraih juara 1 Qori Nasional tahun 2012 kategori anak-anak yang dilaksanakan di Ambon. Syamsuri juga meraih juara I kategori Anak-anak MTQ Internasional di Singapura tahun 2012.

[Gambas:Video CNN] (fra/arh)