Kondisi Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (31/5), terpantau padat oleh ratusan calon penumpang. Ada yang datang sendiri, ada yang bersama keluarga. Anak-anak pun tak ketinggalan hadir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senada, Nining, yang datang ke stasiun bersama kedua anaknya seolah menemukan bantuan yang meringankan bebannya. Ia saat itu hendak menggunakan KA Gumarang menuju Semarang, Jawa Tengah. Kereta baru berangkat pukul 15.45 WIB.
Kepadatan pemudik di Stasiun Senen, Jumat (31/5). (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Di tempat yang sama, Dodi (36), ayah satu anak, mengaku fasilitas ini memang membantu orang tua. Namun, faktor keamanannya masih kurang.
"Menurut saya [fasilitas] ini sebenernya membantu cuma safety-nya kurang. Kalau anak kecil kan harus ada safety nya, safety-nya saja ditingkatkan," kata dia, yang hendak menuju Semarang bersama istri dan pamannya itu.
Wito (38), mengaku fasilitas ini ampuh mengusir kebosanan calon pemudik, terutama anak-anak, sembari menunggu jadwal keberangkatan bus mereka.
Terlebih, dirinya dan keluarga yang tinggal di Karawang harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk mendapatkan bus. Anak-anaknya seringkali mudah jenuh jika harus menunggu bus hingga empat jam.
Taman bermain di Terminal Kampung Rambutan. (CNN Indonesia/Ryan Hadi Suhendra) |
Kepala Terminal Kampung Rambutan Thofik Winanto mengatakan RPTRA resmi dibuka dua pekan sebelum arus mudik.
"RPTRA ini merupakan satu-satunya yang berada di dalam kawasan terminal. Kami ingin penumpang yang membawa anak merasa nyaman karena anak mudah bosan," ujarnya.
[Gambas:Video CNN] (sas/arh)
Kepadatan pemudik di Stasiun Senen, Jumat (31/5). (
Taman bermain di Terminal Kampung Rambutan. (