Melacak Jutaan Kendaraan Mudik dengan Sensor Traffic Counting

CNN Indonesia | Selasa, 04/06/2019 14:08 WIB
Melacak Jutaan Kendaraan Mudik dengan Sensor Traffic Counting Teknologi Traffic Counting memudahkan penghitungan kendaraan yang ingin ke luar Jakarta karena mudik. (Foto: ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menjaga posko tingkat nasional angkutan lebaran terpadu 2019 tak lagi sesulit tahun-tahun sebelumnya. Setidaknya itu yang dirasakan Yanti Marliana, Kepala Seksi Fasilitas Pengujian Kementerian Perhubungan.

Hal itu diungkapkan Yanti ketika berbincang dengan CNNIndonesia.com di Gedung Kementerian Perhubungan. Tahun ini terasa lebih ringan sebab terbantu dengan teknologi yang digunakan.

Ia menceritakan kini dirinya tak lagi perlu menghitung kendaraan yang lewat di jalan secara manual. Sebab, posko kini sudah memiliki sistem sensor yang mengetahui langsung kendaraan di jalan termasuk motor, mobil kecil, sedang, atau besar.



"Kami terbantu dengan teknologi. Seperti Traffic Counting (TC) sekarang sudah pakai sistem sensor. Dulu kami jam 08.00 nunggu faks dari daerah. Data manual kami input dan bisa dapat TC kemarin itu jam 12 siang karena input satu satu," cerita Yanti.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan juga melibatkan orang di daerah untuk survei ke titik-titik ruas jalan demo menghitung kendaraan secara manual. Pihaknya menggunakan Traffic Counting kemudian memasukkan data ke kertas dan mengirimkannya ke pusat.


Sementara dengan sistem teknologi sekarang, mereka bisa langsung memantau real-time dan dapat diperbarui setiap jam.

Tak hanya teknologi, ia juga kini sangat terbantu dengan Badan Pembina Transportasi Daerah (BPTD) yang terbentuk sejak 2016. Kehadiran BPTD membuat petugas di pusat kini tak perlu lagi setiap hari turun memantau ke lapangan.

"Sekarang orang lebih tersebar. Orang pusat enggak harus ke daerah jadi tinggal monitoring saja," katanya.

[Gambas:Video CNN] (chr/asa)