Golkar Minta Gerindra Tak GR soal Klaim Jokowi Tawari Menteri

CNN Indonesia | Kamis, 06/06/2019 13:38 WIB
Golkar Minta Gerindra Tak GR soal Klaim Jokowi Tawari Menteri Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Ace Hasan Sadzily. (CNNIndonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Ace Hasan Sadzily meminta Partai Gerindra tak terlalu percaya diri atau GR (gede rasa) soal tawaran kursi menteri dari calon presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi).

Ace heran Gerindra merasa sudah ditawari jatah kursi oleh Jokowi, sebab kedua belah pihak belum pernah bertemu sama sekali.

"Jangan dulu ke-GR-an ya. Ketemu saja belum (Jokowi) dengan Partai Gerindra, kok sudah merasa ditawari kursi menteri di kabinet," kata Ace kepada CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Kamis (6/6).


Alih-alih mengklaim sudah ditawari jatah kursi menteri, Ace justru menasehati Gerindra agar sowan atau bersilaturahmi kepada Jokowi yang saat ini masih menjabat sebagai presiden.


Dia bahkan membandingkan hal ini dengan sikap Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan. Kedua petinggi partai itu, kata Ace, telah lebih dahulu menemui Jokowi untuk bersilaturahmi.

"Lebih baik silaturahmi saja dulu seperti yang dilakukan Pak AHY dan Pak Zul supaya suasana menjadi adem dan penuh dengan kesejukan di momen  lebaran ini," kata Ace.

Dia juga memperingatkan Gerindra bahwa pada dasarnya silaturahmi antartokoh politik tak selalu harus disangkutpautkan dengan kepentingan politik. Dalam ajaran agama, kata Ace, silaturahmi bahkan dianjurkan karena akan membawa keberkahan bagi kedua belah pihak.

"Tak harus dikait-kaitkan ke politik. Biar suasana sejuk dan adem, rakyat ingin tak perlu ngomong-ngomong pilpres karena sudah selesai pilpresnya," kata dia.


Sebelumnya, anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra Andre Rosiade menyebut bukan lagi rahasia soal tawaran kursi menteri dari Joko Widodo kepada Partai Gerindra.

Apalagi kata Andre, Gerindra adalah salah satu partai yang perolehan suaranya cukup menjanjikan di parlemen jika dibandingkan dengan partai lain. Maka tak heran Jokowi berusaha mempererat hubungan dengan partai pimpinan Prabowo Subianto ini.

"Penawaran (kursi menteri) itu sudah jadi rahasia umum. Semua orang di Partai Gerindra tahu bahwa pihak sebelah menawarkan itu. Memang jauh lebih menarik Gerindra daripada partai lain," kata Andre.

(tst/pmg)