Sultan HB X Berharap Jokowi-Prabowo Bertemu di Momen Lebaran

CNN Indonesia | Rabu, 05/06/2019 16:23 WIB
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X berharap Prabowo dan Jokowi bertemu dalam momentum lebaran 2019. Sri Sultan HB X berharap Jokowi dan Prabowo bertemu. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X berharap segera terwujud rekonsiliasi antara calon presiden di pilpres 2019 yakni Joko Widodo dan Prabowo Subianto dalam momentum Lebaran 2019.

"Ya semoga lah (terwujud rekonsiliasi antara Jokowi dan Prabowo)," kata Sultan saat ditanya tanggapan mengenai kemungkinan rekonsiliasi kedua capres seusai Shalat Id di Alun-alun Utara Yogyakarta seperti mengutip Antara, Rabu (5/6).

Meski demikian, Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini mengaku belum mengetahui kapan Jokowi dan Prabowo  akan bertemu setelah KPU pada Mei lalu menetapkan hasil Pemilu 2019.


"Hurung ngerti aku (belum tahu saya)," kata dia.


Terlepas dari persoalan itu, Sultan HB X mengucapkan Idul Fitri bagi umat Muslim serta berharap bulan Puasa yang telah dilalui semakin menambah ketakwaan.

"Selamat bagi warga masyarakat Muslim yang telah bisa menyelesaikan puasanya dengan baik. Semoga makin bertakwa dan yang kedua saya mengucapkan Hari Raya Idul Fitri mohon maaf lahir batin," kata Sultan.

Istilah rekonsiliasi sebelumnya dikritik oleh tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno karena menilai pemenang pilpres 2019 belum sah akibat adanya kecurangan. Hasil pilpres 2019 sendiri telah resmi digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) oleh pasangan calon nomor urut 02 itu.


Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin mengaku bahwa kemenangan Jokowi tergantung karena  harus menunggu keputusan MK atas sengketa dan gugatan yang dilayangkan oleh pihak lawan atas hasil hitung suara KPU. 

"Tapi memang masih digantung, jadi ada istilahnya kawin gantung, biasanya ada kawin digantung karena belum boleh kumpul, sekarang menang digantung karena masih menunggu keputusan MK. Mudah-mudahan tidak ada halangan," kata Ma'ruf di kediaman Ketua DPD RI Oesman Sapta, Senin (3/6) lalu.

[Gambas:Video CNN]

(antara/DAL)