Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bandung, Ajun Komisaris Hasby Ristama menjelaskan, pemberlakuan satu arah dilakukan dari arah barat ke timur atau Bandung menuju Garut dan Tasikmalaya. Sistem tersebut sudah diterapkan sejak pukul 08.00 WIB.
"Sampai siang ini kita sudah lakukan tujuh kali one way. Sebanyak tiga one way di Leles dan empat kali di Limbangan," kata Hasby saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bahkan kami bisa hitung H+1 jumlah paling banyak kendaraan yang melintas di jalur Nagreg sebanyak 102 ribu baik kendaraan roda dua dan roda empat," katanya.
"Banyak masyarakat lokal serta banyak dari Garut ke Bandung dan sebaliknya. Selain itu memang ada juga yang baru mudik sejak kemarin dan hari ini," ujarnya.
Lihat juga:Kecelakaan Mudik, 97 Orang Meninggal Dunia |
Mengantisipasi kemacetan, rekayasa lalu lintas menuju arah timur akan diberlakukan secara temporer. "Kita akan melakukan one way tergantung kondisi, waktu dan kepadatan yang ada," kata Hasby.
Sementara itu, salah satu pemudik tujuan Garut, Yati (40) mengatakan, dirinya harus rela terjebak macet mulai dari kawasan Cibiru, Kota Bandung.
"Saya mulai terjebak macet sejak dari Cibiru. Sudah satu jam menunggu tapi jalannya pelan-pelan. Tujuannya mau ke Garut bersilaturahmi," kata Yati.
[Gambas:Video CNN] (hyg/ain)