"Meninggal dunia M Gazali Irlan (4 tahun), satu korban lainnya bernama Abi Eza Irlan (6 tahun) dinyatakan hilang," kata Kepala Basarnas Ternate, Muhammad Arafah mengutip Antara, Kamis (6/6).
Sementara data korban selamat diantaranya Indah Sahjuwan, Risma Sahjuwan, Iskandar Umamit (Motoris), Darmin Safrudin, Julfa Bakir, Irsandi Umamit, dan Rifaldi Ridwan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kecelakaan terjadi 6 Juni, sekitar pukul 10.20 WIT," kata Arafah.
Menurut dia, tim yang melaksanakan Operasi SAR dibagi menjadi dua yang juga dibantu masyarakat Desa Pas Ipa untuk melakukan penyisiran di Pesisir Pulau Mangole, Pulau Taliabu dan Desa Pas Ipa.
Sebelumnya, pada Rabu (29/5) pekan lalu, Basarnas berhasil menyelamatkan tujuh penumpang KLM Intan Sari yang mengalami mati mesin di sekitar perairan Pulau Makian-Moti, Mauluku Utara.
KLM Intan Sari berkapasitas 59 GT itu berangkat dari pada hari Rabu, (29/5) sekitar pukul 7.00 WIT mengalami mati mesin, akibat kondisi cuaca di lokasi berombak dan air mulai masuk melalui pintu palka dan alami mati mesin antara pulau Moti dan Makian.
Namun nasib nakhoda KM Lintas Timur yang kecelakaan di perairan Selat Taliabu, Provinsi Maluku Utara, belum diketahui. Ia termasuk 17 awak kapal yang masih hilang sejak kecelakaan yang terjadi 1 Juni lalu.
Dari korban selamat itu diketahui mesin kapal mati Saat cuaca di laut sangat buruk. Ketinggian ombak bahkan mencapai di atas empat meter.
[Gambas:Video CNN] (antara/dal)