"Ya gini lah, di Jakarta ini kita memiliki 17 juta kendaraan bermotor dengan 17 juta kendaraan bermotor maka bisa dibayangkan kualitas udara yang dihasilkan akibat dari residu polutan itu," kata Anies di gedung Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (10/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anies juga mengatakan saat ini pihaknya sudah dalam proses uji coba untuk bus listrik. Lewat bus listrik ini Anies harap dapat mengurangi polusi udara di Jakarta.
Di sisi lain, Juru Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Indonesia, Bondan Andriyanu, mencatat Air Quality Index (AQI) Jakarta pada Selasa (4/6) atau H-1 Lebaran polusi udara sempat menyentuh 210 US AQI.
Dengan angka ini, ia melanjutkan, kota Jakarta menjadi juara kualitas udara terburuk di dunia pada hari itu.
Bondan mengatakan salah satu sumber polutan yakni pembakaran kendaraan bermotor sudah berkurang signifikan mengingat jutaan kendaraan telah meninggalkan Jakarta.
Ia meminta agar Pemprov Jakarta bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bisa mencatat sumber-sumber polusi dan tren penurunan hingga peningkatan AQI US Jakarta.
"Harusnya tren ini ini dicatat oleh KLHK. Kadang tinggi, kadang rendah, itu harus dicari sumber polutannya. Lalu supaya ada langkah strategis yang bisa dilakukan," ujar Bondan.
[Gambas:Video CNN] (sas/arh)