Kubu Jokowi Siap Patahkan Argumen Tim Prabowo di MK

CNN Indonesia | Kamis, 13/06/2019 23:40 WIB
Kubu Jokowi Siap Patahkan Argumen Tim Prabowo di MK Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto).
Jakarta, CNN Indonesia -- Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyatakan siap beradu data dan argumen melawan tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam sidang sengketa PHPU Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK). Dalam PHPU ini, kubu Jokowi-Ma'ruf menjadi pihak terkait.

Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily, berkata pihaknya siap menghadapi dan mematahkan berbagai argumen yang nantinya disampaikan tim hukum Prabowo-Sandi.

"Tentu banyak hal yang mudah kami patahkan misalnya data-data yang disampaikan," ujar Ace di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis (13/6).


Dia pun menyinggung petitum awal kubu Prabowo-Sandi dengan bukti tautan berita. TKN juga siap menjawab revisi petitum yang diajukan tim hukum Prabowo-Sandi pimpinan Bambang Widjojanto, terkait status Ma'ruf Amin di dua bank BUMN syariah.

"JIka sekarang dibawa ke MK, maka kami sudah sangat siap untuk adu data dan adu argumentasi tentang gugatan yang mereka sampaikan dalam persidangan MK," kata politikus Golkar itu.

Ace kembali menegaskan status Ma'ruf sebagai Dewan Pengawas Bank Mandiri Syariah dan BNI Syariah. Menurut dia, dua badan itu adalah anak perusahaan BUMN, sehingga tak bisa dianggap menyalahi ketentuan undang-undang, sebagai seorang karyawan BUMN.

"Argumentasi tersebut akan mudah kami patahkan dan kami smpaikan bahwa KPU telah meakukan klarifikasi posisi Ma'ruf sebagai dewan pengawas syariah di kedua bank syariah dan menurut ketentuan yang berlaku, pernah dipersoalkan dan Bawaslu katakan bahwa anak perusahaan BUMN, bukan BUMN," ujar dia.

Di sisi lain, Ace memgomentari penyoalan dana kampanye Jokowi oleh Bambang. Ia meyakini, bukti itu juga tak akan menguatkan gugatan ke MK.

Pasalnya, lanjut dia, sesuai ketentuan UU Pemilu, domain dan ranah MK adalah untuk objek berupa hasil penghitungan suara.

"Karena itu seharusnya yang jadi alat bukti ditekankan pada misalnya pada hasil penghitungan suara. Bukti form C1, atau saksi yang dibutuhkan kalau jadi penggelembungan suara, itu baru jadi objek di MK," kata dia.

TKN sudah menyiapkan pengacara sebanyak 33 orang untuk menghadapi gugatan Tim Hukum Prabowo-Sandi. TKN juga menyatakan siap bila diminta untuk memperkuat argumentasi yang disiapkan KPU Bawaslu.

"Kami sangat siap," kata Ace.

[Gambas:Video CNN] (mts/osc)