Pilpres Selesai, Jokowi Kembali Bagi-bagi Sepeda

CNN Indonesia | Sabtu, 15/06/2019 15:55 WIB
Pilpres Selesai, Jokowi Kembali Bagi-bagi Sepeda Presiden Joko Widodo kembali melanjutkan kebiasaannya membagikan sepeda di sela kunjungan kerja. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo kembali melakukan kebiasaanya memberikan pertanyaan dan membagikan hadiah berupa sepeda kepada yang bisa menjawab.

Kebiasaan ini sempat hilang dari kunjungan kerja Presiden Jokowi ke daerah dalam tujuh bulan terakhir lantaran terdapat larangandari Bawaslu kepada Jokowi untuk membagikan sepeda selama masa kampanye Pilpres 2019.

Pembagian sepeda kali ini dilakukan Jokowi di acara penyerahan sertifikat hak atas tanah di Denpasar, Bali pada Jumat (14/6).


"Selama tujuh bulan masa kampanye kemarin, kegiatan bagi-bagi sepeda dilarang. Pada acara pembagian sertifikat tanah di Bali, hari ini, saya kembali membagi sepeda untuk mereka yang bisa menjawab pertanyaan," ucap Jokowi lewat akun media sosial Twitter-nya, @jokowi, Jumat (14/6).



Anggota Bawaslu Rahmat Bagja pernah mengatakan bahwa Jokowi dilarang membagikan sepeda seperti yang biasa ia lakukan saat melakukan kunjungan kerja ke berbagai daerah.

"Bagi-bagi sepeda harusnya tidak boleh ya, artinya tidak dilaksanakan pada saat masa kampanye Pemilu 2019. Saat ini presiden masih boleh melakukan bagi-bagi sepeda tapi kalau sudah jadi capres dan sudah memasuki tahapan kampanye kami sarankan tidak ya," ucap Rahmat 10 April 2018.

Menurut Bagja, meski bagi-bagi sepeda tersebut bukan bagian dari kampanye, Bawaslu tetap menyarankan agar tidak dilakukan.

Namun demikian, lanjutnya, Bawaslu tetap memperbolehkan Jokowi melakukan pembagian hal-hal yang sesuai dengan program pemerintah.

"Yang termasuk program pemerintah kayak bagi sertifikat tanah dan lain-lain itu boleh dilakukan, dong," kata Rahmat.

Jokowi sebenarnya tak sepenuhnya berhenti membagikan sepeda selama masa kampanye. Dalam catatan CNNIndonesia.com Jokowi pernah membagikan sepeda saat masa kampanye. 

Pembagian sepeda itu terjadi pada 27 September lalu. Pembagian sepeda dilakukan Jokowi karena mengklaim telah mendapat izin dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Saya sudah tanya KPU, 'boleh kasih sepeda enggak? Boleh'," kata Jokowi, usai pembagian 4 ribu sertifikat tanah di Cimanggis, Depok, Kamis (27/9), sambil menirukan dialognya dengan pihak KPU. (mts/wis)