Pemkot Semarang Bakal Tutup Lokalisasi Sunan Kuning

CNN Indonesia | Selasa, 18/06/2019 15:05 WIB
Pemkot Semarang Bakal Tutup Lokalisasi Sunan Kuning Ilustrasi. (REUTERS/Jorge Silva)
Semarang, CNN Indonesia -- Pemerintah Kota Semarang berencana menutup kawasan Resosialisasi Argorejo atau yang dikenal dengan lokalisasi Sunan Kuning. Rencana penutupan lokalisasi mulai disosialisasikan sejak bulan ini, karena penutupan akan dilakukan Agustus 2019.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan sosialisasi dilakukan agar warga dan pekerja seks komersial yang selama ini berada di lokalisasi itu dapat mencari pekerjaan lain. Pemerintah Semarang juga akan berdialog dengan warga untuk mencari solusi terkait dampak penutupan.

"Wajar kalau anak asuh ini berkeluh kesah karena ini kan rejeki, tidak mungkin lepas tangan, di sini mayoritas rumahnya penduduk beda dengan Kalijodo di Jakarta, Kalijodo memang tanah aset pemerintah sehingga dibongkar selesai, di sini enggak bisa," kata Fajar di Semarang, Selasa (18/6).
Kata Fajar, pemkot telah berulang melakukan pertemuan dengan warga di area lokalisasi yang terletak di kawasan Jalan Sri Kuncoro, Semarang itu. Tujuannya, untuk menampung keluh kesah warga.

Lokalisasi Sunan Kuning mulai populer sejak tahun 1960an. Sejumlah bangunan yang berada di lokalisasi Sunan Kuning merupakan milik pribadi. Saat ini kawasan Sunan Kuning bernama Resosialisasi Argorejo.


Warga berharap penutupan hanya sebatas praktik lokalisasi dan tidak membinasakan usaha dan lapangan kerja milik warga seperti warung makan, salon kecantikan, dan laundry.

"Harapan saya bagaimana warga tidak sengsara dan bisa hidup, bisa sekolah, jangan sampai nantinya malah jadi preman," kata Pembina Resosialisasi Argorejo, Suwandi.
Sukma, pemilik salon di kawasan Sunan Kuning juga menyuarakan hal senada. Dia berharap usahanya tidak ditutup.

"Kalau kita bilang enggak setuju, ya kita enggak setuju, kenapa enggak yang di luar dulu yang dimasalahkan, kenapa yang di sini yang sudah ada wadahnya bukan sekadar prostitusi saja tapi untuk alih profesi juga," katanya.

Selain lokalisasi Sunan Kuning, sejumlah lokalisasi di Jawa Tengah rencananya juga kan ditutup. Ada 32 lokalisasi di jawa Tengah yang akan ditutup.
[Gambas:Video CNN] (dmr/ugo)