KCI Sebut Jumlah Penumpang KRL Semasa Lebaran Naik Dua Persen

CNN Indonesia | Kamis, 20/06/2019 07:48 WIB
KCI Sebut Jumlah Penumpang KRL Semasa Lebaran Naik Dua Persen Calon penumpang kereta api Commuter Line antre masuk stasiun Besar Bogor, di Kota Bogor, Jabar, Minggu (19/7). (ANTARA FOTO/Jafkhairi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Wiwik Widayanti mencatat kenaikan penumpang saat masa angkutan lebaran mulai dari 26 Mei sampai 16 Juni 2019.

Wiwik menyebut penumpang KRL lebaran tahun lalu mencapai 16,86 juta sedangkan pada tahun ini PT KCI melayani penumpang sebanyak 17,24 juta.

"Tumbuh sekitar dua persen dibanding lebaran tahun lalu," kata Wiwik di Jakarta Railways Center (JRC), Rabu (19/6).


Penambahan ini disebut Wiwik terjadi pada saat sebelum dan sesudah lebaran tepatnya H+9. Pada sebelum lebaran peningkatan ini terjadi di Tanah Abang karena mayoritas orang berbelanja sebelum hari raya Idul Fitri.


"Dan yang tertinggi saat lebaran juga H+9 Karena orang sudah mulai bekerja," ujarnya.

Ia menambahkan pada saat lebaran penumpang KRL ramai menuju Bogor, Pasar Minggu karena akan ke Ragunan dan Tanah Abang. Selain itu, Wiwik mengklaim sebelumnya pihaknya sudah menyosialisasikan agar masyarakat beralih dari pembayaran uang tunai. Hal ini agar mengurangi antrean panjang di stasiun.

"Jadi ini cukup signifikan mengurangi antrean," tutur Wiwik.

Kemudian, Wiwik menjelaskan pada saat masa angkutan lebaran tahun ini penjualan tiket multitrip meningkat mencapai 35 ribu. "Dari biasanya ratusan, seharinya mungkin hanya 10 KMT. Sekarang dengan adanya peningkatan bisa 100 lebih," ujarnya.

(sas/ain)