Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tenggara Roy Ihwansyah mengatakan bantuan logistik berupa sandang dan pangan. Selain itu pelayanan kesehatan kepada korban yang mengalami penyakit kulit karena banjir juga masih dilakukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alasan status tanggap darurat bencana belum dicabut berdasarkan Perkap BNPB Nomor 3. Perkap itu mengatur bahwa masa tanggap darurat dinyatakan berakhir apabila sudah tidak ada pengungsi. Namun karena masih ada pengungsi masa tanggap darurat belum dapat dinyatakan berakhir.
"Masih banyak akses yang terputus sehingga menyulitkan kami dalam mendistribusikan logistik terutama kepada wilayah-wilayah yang masih terisolir akibat putusnya akses tersebut," tuturnya.
Saat ini sebanyak 2.207 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 8.489 jiwa masih bertahan di tempat-tempat pengungsian akibat banjir yang melanda Kabupaten Konawe Utara dalam dua pekan terakhir ini.
Banjir yang terjadi di daerah tersebut karena tiga sungai meluap yaitu Sungai Lalindu, Sungai Walasolo, dan Sungai Wadanmai.
[Gambas:Video CNN] (gst/wis)