Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan terdapat kurang lebih 126 juta bidang tanah yang harusnya bersertifikat di Indonesia. Namun, hingga 2015 baru 46 juta bidang tanah yang memiliki bukti hak kepemilikan itu.
"Bayangkan, 80 juta (bidang tanah) yang belum. Berarti bapak dan ibu sekalian yang pegang sertifikat hari ini sangat beruntung. Alhamdulillah," ujar Jokowi di hadapan ribuan penerima sertifikat dalam keterangan resmi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demikian halnya bagi bidang tanah di seluruh Indonesia. Mantan wali kota Solo itu mengatakan pihaknya memiliki target pada 2025 seluruh rakyat Indonesia memiliki tanda bukti hukum dan kepemilikan atas tanah atau lahan masing-masing.
"Target kita 2025 seluruh Indonesia yang namanya sertifikat ini insya Allah rampung," ujarnya.
Ia berharap program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) yang dijalankan pemerintah guna mempercepat penerbitan sertifikat untuk rakyat, dapat menyejahterakan rakyat Indonesia, khususnya di Jatim.
"Oleh karena itu kami menyampaikan terima kasih karena ketika mereka pegang sertifikat tanah maka akan ada harapan kemungkinan bisa meningkatkan pemberdayaan ekonomi keluarga," tuturnya.
[Gambas:Video CNN] (fra/osc)