Korban Tewas Kebakaran Pabrik di Binjai Mayoritas Wanita

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 21/06/2019 16:36 WIB
Polisi menduga kebakaran di pabrik korek api di Binjai, yang menewaskan 30 orang ini disebabkan percikan api akibat pemasangan kepala korek api oleh pekerja. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Korban tewas dalam peristiwa kebakaran pabrik korek api di Desa Sambi Rejo, Kecamatan Binjai, Sumatera Utara, bertambah jadi 30 orang. Mayoritas korban tewas adalah para wanita dan anak-anak. 

"Ditemukan korban 30 orang. Ada 26 dewasa, empat anak-anak. Semua jenazah dibawa ke rumah RS Bhayangkara," kata Kabag ops Kompol Binjai, Zulkarnain saat diwawancara CNN Indonesia TV, Jumat (21/6).

Proses identifikasi para korban masih terus dilakukan. Polisi juga sudah memanggil pihak terkait untuk membantu proses identifikasi korban.


Zulkarnain menyebut dari informasi yang berhasil dihimpun, dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh percikan api dari kepala korek api.

Dia mengatakan percikan api itu terjadi saat para pekerja sedang memasang kepala korek di dalam pabrik. 

"Indikasi awal, para ibu-ibu ini bekerja memasang kepala korek api, lalu terjadi percikan api sehingga memicu kebakaran," kata Zulkarnain.

Zulkarnain memastikan api di tempat kejadian sudah sepenuhnya berhasil dipadamkan. Namun polisi masih melakukan penyelidikan dan investigasi untuk mengetahui penyebab sesungguhnya kebakaran ini. 

Kata dia, sudah ada sejumlah saksi diminta keterangan. Mereka diantaranya adalah teman-teman korban yang sama-sama bekerja di pabrik korek api.

"Karena kejadiannya jam 12.00 WIB itu kelima teman korban itu memilih pulang untuk makan ke rumah. lalu terjadi kebakaran. Belum ada keterangan pasti, mereka masih shock," tutur Zulkarnain.



(wis/wis)