FOTO: Kebakaran Gudang Kembang Api di Pasar Pagi Asemka

Adhi Wicaksono, CNN Indonesia | Jumat, 21/06/2019 14:35 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Sebanyak 27 mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar sebuah gudang kembang api di Pasar Pagi, Asemka, Jakarta Barat, Jumat (21/6).

Petugas Damkar menggunakan masker sebelum bekerja menjinakkan api yang menjilat gudang kembang api di Pasar Pagi, Jalan Asemka, Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat, 21 Juni 2019 pagi. Kebakaran itu dilaporkan terjadi mulai pukul 10.55 WIB. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Petugas menyemprotkan air ke arah gudang, yang merupakan bangunan tiga lantai itu guna memadamkan api yang membakar. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Hal yang membuat kesulitan petugas memadamkan api karena lantai dua yang tertutup sehingga mereka harus bekerja ekstra keras untuk menjinakkan si jago merah. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Seperti dikutip dari Antara, berdasarkan keterangan saksi, salah seorang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Rommy menyatakan saat kebakaran diketahui mulai terjadi terdengar ledakan dari arah dalam gudang kembang api itu. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Warga di atas jalan layang menyaksikan upaya petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang menjilat sebuah kembang api di Pasar Pagi, Jalan Asemka, Jakarta Barat. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Kasi Ops Penanggulan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat Rompis Romlih mengatakan semula mobil damkar yang dikerahkan untuk memadamkan api adalah 16 unit, kemudian ditambah lagi sehingga total menjadi 27 unit. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Selain karena lantai dua bangunan yang tertutup, petugas mengalami kesulitan untuk memadamkan api karena petasan serta kembang api yang meletus di dalam gudang terbakar tersebut. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Petugas mesti mewaspadai ada kembang api atau petasan yang mengarah ke dirinya dan meledak saat sedang berjuang memadamkan api yang membakar gudang kembang api di Pasar Pagi, Jalan Asemka, Jakarta Barat. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)