Anggota Dewan Pembina Gerindra: Jabatan Bukan Tujuan 02

CNN Indonesia | Selasa, 25/06/2019 19:13 WIB
Anggota Dewan Pembina Gerindra: Jabatan Bukan Tujuan 02 Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Anggota dewan pembina Partai Gerindra Mulyadi membantah kabar yang menyebutkan bahwa Ketua Umum Gerindra yang juga calon presiden nomor 02 Prabowo Subianto dan partainya meminta jabatan kepada kubu calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo.

"Jabatan bukan tujuan 02, itu spekulasi, yang jelas Gerindra akan mengawal dan menjaga kedaulatan rakyat," kata Mulyadi kepada CNNIndonesia.com, Selasa (25/6).

Kabar tentang kesepakatan politik kedua kubu yang berseteru, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno muncul menjelang putusan sengketa pilpres di MK.
Wakil Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Faldo Maldini mengatakan tak menutup kemungkinan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mendapat jabatan dewan pertimbangan presiden (wantimpres) di pemerintahan Joko Widodo di periode 2019-2022.


Menurut Mulyadi, Gerindra akan menolak tawaran jabatan.

"Pasti menolak," katanya.

Mulyadi mengatakan partainya akan terus konsisten memperjuangkan kemenangan Prabowo-Sandi.

"Kita istiqomah bersama rakyat untuk memperjuangkan hak konstitusi rakyat. Kita yakin kebenaran akan menemukan jalannya sendiri, suara rakyat adalah suara Tuhan," katanya.
Menurut dia kemenangan dengan cara curang bukan saja berkhianat pada rakyat tapi juga sudah mencederai prinsip moral yang mengedepankan kejujuran.

"Kita tetap menjaga dan menghormati pilihan dan pengorbanan rakyat," katanya.

Juru Bicara BPN Andre Rosiade juga mengatakan tidak ada satupun pimpinan Partai Gerindra, termasuk Prabowo yang datang menemui Jokowi ataupun pewakilannya untuk membahas kesepakatan jabatan politik di pemerintahan.

Ia pun menyindir manuver Wasekjen PAN Faldo yang lebih banyak mencari sensasi belakangan ini dengan melontarkan pernyataan tentang kemungkinan Prabowo menjadi wantimpres.

"Pimpinan Gerindra tidak ada yang datang minta-minta jabatan," kata Andre.
[Gambas:Video CNN] (ugo/ugo)