Basarnas: Helikopter TNI Hilang Kontak Usai 5 Menit Terbang

CNN Indonesia | Jumat, 28/06/2019 21:38 WIB
Basarnas: Helikopter TNI Hilang Kontak Usai 5 Menit Terbang Ilustrasi helikopter. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Helikopter TNI yang mengangkut 12 orang dari Oksibil menuju Jayapura, Papua, masih belum ditemukan. Badan SAR Nasional (Basarnas) mengatakan helikopter mulai hilang kontak saat baru lima menit setelah lepas landas.

"Dapat kami informasikan bahwa posisi terakhir dari Oksibil lost contact saat lima menit terbang menuju Jayapura," ujar Kepala Basarnas Jayapura, Putu Arga, Jumat (28/6).

Dari pencarian yang sudah dilakukan pada hari ini, Putu mengaku pihaknya belum mendapatkan apapun. Ia pun belum bisa memastikan apakah helikopter jatuh atau tidak.


"Belum bisa dikonfirmasi karena ini sifatnya lost contact, jadi belum bisa disimpulkan jatuh atau tidak," imbuhnya.

Sementara itu, Boy, anggota rescue Basarnas Jayapura, mengatakan pencarian terkendala oleh medan yang terjal. Ditambah dengan hari sudah malam, Boy menyampaikan pihaknya akan melanjutkan pencarian esok hari di Oksibil.

"Malam ini sudah close karena sudah malam. Besok kami baru bergerak ke Oksibil," kata Boy.

Helikopter yang nasibnya belum diketahui itu merupakan jenis MI-7 milik TNI AD. Helikopter itu hilang kontak saat melaksanakan misi mengangkut logistik dari Bandara Oksibil ke Bandara Sentani, Papua.

Pesawat disebut bertolak pada pukul 11.44 WIT dengan perkiraan tiba di tujuan pada pukul 13.11 WIT. Namun pada pukul 11.49 WIT, helikopter hilang kontak. Saat itu helikopter berada di ketinggian 7.800 kaki.

Helikopter yang hilang kontak mengangkut 12 orang, terdiri dari 7 orang kru dan 5 personel Satgas Yonif 725/Woroagi.

[Gambas:Video CNN] (bin/arh)