Jakarta, CNN Indonesia -- Penetapan pemenang pilpres oleh
Komisi Pemilihan Umum akan dilakukan hari ini, Minggu (30/6). KPU akan menetapkan pasangan calon (paslon) 01
Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai pasangan calon terpilih
Pilpres 2019. Penetapan paslon terpilih digelar KPU usai Mahkamah Konstitusi (
MK) menolak seluruh gugatan Paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU).
MK mementahkan permintaan Prabowo-Sandi pada Kamis (27/6). Sesuai Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2018, KPU wajib menetapkan paslon terpilih maksimal tiga hari setelah putusan MK.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pascaputusan MK, kami putuskan pertama kami akan menyelenggarakan rapat pleno terbuka penetapan paslon terpilih pada Minggu 30 Juni 2019, bertempat di Kantor KPU RI dimulai pukul 15.30 WIB," ucap Ketua KPU Arief Budiman dalam jumpa pers di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (27/6).
Dengan ditolaknya gugatan itu, KPU akan menetapkan Jokowi-Ma'ruf menang Pilpres 2019 dengan perolehan 85.607.362 suara atau 55,50 persen suara sah. Sementara Paslon 02 Prabowo-Sandi dinyatakan memperoleh 68.650.239 suara atau 45,50 persen suara sah.
Penetapan pemenang pilpres akan digelar di Kantor KPU di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat. Acara akan dimulai pukul 15.30 WIB.
KPU mengundang dua pasangan calon dan kementerian/lembaga terkait. Masing-masing paslon punya jatah dua puluh undangan untuk menghadiri acara tersebut.
Namun hanya Jokowi-Ma'ruf yang mengonfirmasi kehadiran mereka. Sementara itu Prabowo-Sandi memastikan untuk tak hadir dalam acara tersebut.
"Tidak hadir, kemungkinan keduanya enggak hadir, yang sudah konfirm (tidak hadir) Pak Prabowo, tapi kemungkinan keduanya enggak hadir," kata Wakil Ketua Bidang Advokasi Partai Gerindra Hendarsam Marantoko kepada wartawan di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (29/6).
Sementara itu, Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) berharap pasangan calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno hadir dalam rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) penetapan pemenang pilpres.
Very beranggapan bahwa kehadiran Prabowo-Sandi setidaknya bisa meredakan gejolak yang sempat terjadi selama Pilpres 2019 yang berlangsung sepuluh bulan terakhir. Ia menyebut kehadiran keduanya bisa menunjukkan kepada masyarakat bahwa demokrasi di Indonesia berjalan dengan damai dan tertib.
Berdasarkan jadwal acara yang dibagikan Humas KPU, acara akan dimulai dengan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa. Kemudian Ketua KPU Arief Budiman akan membacakan berita acara dan keputusan KPU tentang penetapan pemenang pilpres.
Setelah itu, KPU akan membagikan salinan keputusan tersebut kepada paslon dan lembaga terkait. Lalu dua paslon mendapat kesempatan untuk menyampaikan sambutan.
Awalnya KPU merencanakan momen penetapan bisa jadi silaturahmi Jokowi dan Prabowo. Bahkan Arief memberikan panggung bersama bagi Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandi.
"Yang di bawah itu saya pengennya mereka bisa konferensi pers
bareng. Kalau di atas
kan nanti kami kasih kesempatan satu-satu
formal speech ya,
speech sendiri, nanti di bawah biar bareng-bareng," tutur dia.
(dhf/chs)