Wakil Ketua DPW PSI Jakarta, Rian Ernest menyebut saat ini minim informasi mengenai kandidat Wagub DKI Jakarta. Rian meyakini informasi yang diketahui warga dari proses pemilihan ini sekadar nama belaka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jalannya pemilihan dengan informasi yang minim, bagi PSI, berpotensi menimbulkan kerugian bagi publik. Mereka meminta partai pengusung yang berhak mengajukan kandidat wagub
membantu publik mengenal calon salah satu pemimpinnya.
Ketua DPW PSI Jakarta, Michael Victor Sianipar, membandingkan proses pemilihan Wagub DKI Jakarta saat ini dengan pemilihan kepala dinas. Mike, begitu ia disapa, menilai penunjukan kepala dinas sudah terbuka dan dapat diukur.
"Kalau memilih kepala dinas saja sudah ada tahapannya, kami harapkan dalam pemilihan DKI 2 ini juga harus ada prosesnya. Apalagi kita bicara pemimpin DKI Jakarta, yang mungkin saja jika terjadi sesuatu pada gubernur, dia akan menjadi gubernur," tutur Mike.
Sebagai partai pengusung, PKS dan Gerindra hingga saat ini belum menentukan siapa yang akan jadi pendamping Anies di Balai Kota. (bin/wis)