"Saya imbau petinggi NU supaya tidak terjebak retorika seolah-olah kita menuntut kursi kabinet atau sebagainya. Peran yang harus dijalankan NU adalah peran sinergi dengan pemerintah, memberi masukan konstruktif ketika ada kritik," kata Yenny saat ditemui usai Upacara HUT ke-73 Bhayangkara di Monas, Jakarta, Rabu (10/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khittah itu merujuk pada Khittah NU tahun 1926 yang kemudian ditegaskan kembali pada Khittah NU tahun 1984.
Wacana jatah kursi menteri untuk NU diutarakan oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) Abdul Kadir Karding, pekan lalu.
Karding beralasan PKB dan NU sama-sama bekerja memenangkan Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019.
"Saya kira beda [jatah menteri untuk PKB dan NU] ya. Kalau ada jatah-jatah pasti beda, karena NU juga bekerja, PKB sebagai partai juga bekerja. Jadi beda," kata Karding kepada wartawan di Komplek Parlemen, Jakarta, Jumat (5/7).
[Gambas:Video CNN] (dis/wis)