Massa yang menamakan dirinya Ikatan Keluarga Relawan (IKR) ini menolak rekonsiliasi antara Prabowo-Sandi dengan kubu Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat tiba di depan kediaman Prabowo, mereka mulai menyanyikan yel-yel dan lagu-lagu perjuangan untuk menyemarakkan suasana.
Para emak-emak pendemo meminta Prabowo-Sandi tetap jadi oposisi. (CNN Indonesia/Ramadhan Rizki Saputra) |
"Kami masih ada pak, sembilan bulan kami berjuang, menjnggalkan anak, Pak, ingat darah segar relawan pak, jangan sampai bapak merapat keseberang sana, kami masih ada bersama bapak," kata orator.
Para peserta aksi ini juga menuntut agar Prabowo-Sandiaga tetap berpegang teguh untuk memilih jalan sebagai oposisi pemerintah. Mereka bersepakat untuk mengawal terus perjuangan bila keduanya memilih jadi oposisi.
Selang 20 menit aksi berjalan, para peserta aksi pun membubarkan diri secara tertib. Prabowo sendiri pun diketahui sedang tak berada di kediaman pribadinya itu saat aksi berlangsung.
Sejumlah aparat kepolisian dari Polres Jakarta Selatan terlihat berjaga-jaga di sekitar kediaman Prabowo mengamankan jalannya aksi. Lalu lintas di sekitar Jalan Kertanegara sendiri semlat tersendat saat jalannya aksi.
Dua kompetitor di Pilpres 2019, Prabowo dan Jokowi. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari) |
Wacana rekonsiliasi antara dua kubu kemudian mengemuka. Partai Gerindra yang dipimpin oleh Prabowo Subianto ditawari posisi di pemerintahan Jokowi kelak. Partai Demokrat dan PAN pun disebut mulai merapat ke pemerintah. Sejauh ini, partai koalisi pendukung Prabowo-Sandi yang menyatakan menjadi oposisi baru PKS.
Hal itu kemudian menuai protes sejumlah pendukung militan kubu 02, terutama di media sosial, dan kini melalui demo langsung di depan kediaman Prabowo.
[Gambas:Video CNN] (rzr/arh)
Para emak-emak pendemo meminta Prabowo-Sandi tetap jadi oposisi. (
Dua kompetitor di Pilpres 2019, Prabowo dan Jokowi. (