PKB Siapkan 34 Nama Kader untuk Isi 34 Kursi Menteri Jokowi

CNN Indonesia | Jumat, 12/07/2019 17:29 WIB
PKB Siapkan 34 Nama Kader untuk Isi 34 Kursi Menteri Jokowi Jajaran pengurus PKB saat bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukman Edy mengatakan bahwa Ketua Umumnya, yakni Muhaimin Iskandar berencana mengusulkan 34 nama kader kepada Presiden Joko Widodo untuk mengisi 34 pos kementerian.

Lukman menyebut rencana itu mengemuka setelah PKB menampung usulan dari sejumlah pihak belakangan ini.

"Malah kita disarankan kenapa enggak kirim 34, yang 34 orang punya kualifikasi terhadap 34 kementerian.  Kenapa PKB enggak kirim 34 nama yang punya kualifikasi 34 kementerian, sehingga Pak Jokowi punya perbandingan usulan lain," kata Lukman saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta, Jumat (12/7).


Lukman menyatakan PKB berani untuk menyodorkan 34 nama agar Jokowi punya banyak opsi untuk memilih calon menteri. Lukman yakin kader-kader PKB yang diajukan nanti mampu mengisi jabatan sekaliber menteri.

"Paling yang mungkin tak dikirim oleh PKB adalah Menteri Pertahanan. Kebetulan di PKB tidak ada jenderal-jendralnya ini," kata Lukman sambil tersenyum
Meski demikian, usulan tersebut masih belum final. Dia memastikan usulan itu akan digodok terlebih dulu oleh Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebelum diajukan kepada Jokowi.

"Baru rencana, pasti digodok oleh Pak Muhaimin," ujarnya.

Lukman mengklaim selama ini PKB belum menyodorkan nama-nama kader terbaiknya kepada Jokowi untuk dipilih sebagai menteri. 

Muhaimin, kata dia, belum membahas kandidat nama-nama menteri meskipun pernah bertemu Jokowi di Istana Bogor beberapa waktu lalu.
Lukman mengatakan PKB sendiri masih menunggu sinyal dari Jokowi untuk sama-sama membahas mengenai calon menteri. Ia mengatakan PKB akan langsung memberikan daftar kader-kader potensial untuk menjadi menteri bila sudah ada sinyal dari Jokowi.

"Nanti Pak Muhaimin memproses menginventarisasi melakukan pembicaraan dengan pimpinan, baru keluar namanya," ungkapnya
[Gambas:Video CNN] (rzr/gil)