Politikus PKB Sebut PDIP, NasDem, Golkar Bidik Menteri Desa

CNN Indonesia | Jumat, 12/07/2019 14:12 WIB
Politikus PKB Sebut PDIP, NasDem, Golkar Bidik Menteri Desa Ketua DPP PKB Lukman Edi. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukman Edy mengatakan jabatan Menteri Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menjadi bidikan banyak parpol koalisi pengusung Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

Ia mengatakan perhatian parpol koalisi Jokowi terhadap jabatan Menteri Desa sangat positif. Lukman mengklaim bahwa parpol pengusung Jokowi sangat memperhatikan persoalan desa di Indonesia.

"Kemendes itu sekarang menjadi sangat penting bagi semua pihak yang punya pandangan dalam membangun Indonesia harus dari desa, bottom up. Merubah cara pandang membangun seperti orba yang top down. Pasti akan sangat menarik untuk masuk di dalam Kementerian Desa," kata Lukman saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta, Jumat (12/7).


Selain PKB, Lukman menyebut setidaknya PDIP, Nasdem dan Golkar turut memiliki ambisi yang sama untuk menempatkan kader terbaiknya sebagai menteri di Kementerian Desa.

"Wajar kalau kemudian, saya positif saja PDIP, saya anggap positif karena PDIP punya visi soal wong cilik, nah wong cilik kan adanya di desa. Kemudian Nasdem punya perhatian terhadap kementerian desa. Saya juga yakin, teman-teman di NasDem menganggap bahwa masyarakat desa perlu diperhatikan, Golkar juga seperti itu," kata dia.

Selain itu, Lukman mengatakan PKB berusaha agar kader terbaiknya masih mendapatkan kepercayaan dari Jokowi untuk duduk sebagai Menteri Desa. Diketahui, Menteri Desa dan PDTT saat ini dijabat oleh Eko Putro Sandjojo yang masih kader PKB.

Lukman mengklaim bahwa kader PKB yang menjabat sebagai Menteri Desa memiliki rekam kinerja jejak yang baik ketika menjabat di kementerian tersebut.

"Selama ini PKB punya portofolio di situ. Karena semenjak awal Kemendes embrionya ada di Kementerian Kawasan Indonesia Timur, kemudian Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal kemudian jadi Kemendes. Jadi portofolionya selama ini PKB yang menata," kata dia.

Meski demikian, Lukman mengaku tak memaksa Jokowi agar kadernya tetap menjabat sebagai Menteri Desa. Ia mengaku telah menyerahkan sepenuhnya nama-nama kader PKB potensial kepada Jokowi untuk memilihnya sendiri.

"Oleh karena itu kita serahkan sepenuhnya ke Pak Jokowi untuk menentukan hak prerogatif untuk menentukan siapa yg cocok di Kemendes. Bahwa nomenklatur Kemendes sendiri apakah tetap seperti sekarang Kemendes, atau kemudian disederhanakan atau dipecah lagi, itu sepenuhnya jadi kewenangan prerogatif pak Jokowi," kata dia.

[Gambas:Video CNN] (rzr/DAL)