Dahnil Anzar: Prabowo Tak Akan Mengkhianati Pendukung

CNN Indonesia | Minggu, 14/07/2019 16:23 WIB
Dahnil Anzar: Prabowo Tak Akan Mengkhianati Pendukung Dahnil merasa yakin bahwa Prabowo tidak akan pernah mengkhianati para pendukungnya hanya untuk memenuhi kepentingan pribadi. (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Eks Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN), Dahnil Anzar Simanjuntak, percaya bahwa keputusan Prabowo Subianto untuk bertemu dengan presiden terpilih, Joko Widodo, kemarin didasari kepentingan bangsa dan negara.

Dahnil merasa yakin bahwa Prabowo tidak akan pernah mengkhianati para pendukungnya hanya untuk memenuhi kepentingan pribadi, seperti misalnya tawaran jabatan di pemerintahan.

"Kepentingan beliau adalah untuk kepentingan bangsa yang lebih luas. Saya percaya penuh dengan komitmen kebangsaan pak Prabowo. Beliau tidak akan pernah mengkhianati harapan para pendukungnya untuk hanya sekedar kursi menteri misalnya," ucap Dahnil dalam video yang diunggah di akun YouTube pribadinya, Minggu (13/7).


Dahnil mengatakan alasan Prabowo bertemu Jokowi kemarin adalah untuk menghapus dendam politik di masa depan, terutama antara para pendukung keduanya.


Selain itu, ia juga memaparkan keputusan Prabowo bertemu rivalnya di pemilihan presiden April lalu itu merupakan upaya untuk 'menyelamatkan bangsa terutama pihak-pihak yang rentan tertuduh dan termarginalisasi.'

"Termasuk salah satunya ketika saya melontarkan pentingnya pemerintah membuka portal kepulangan Habib Rizieq Shihab," kata Dahnil.

Dalam video itu, Dahnil menuturkan rencana kepulangan Rizieq memang menjadi salah satu permintaan Prabowo dalam upaya rekonsiliasinya dengan Jokowi. Sebab, menurutnya, ketegangan hingga dendam politik di kalangan masyarakat pasca-pemilu bisa mereda jika pemerintah mau memulangkan sang Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu.

Kepulangan Rizieq

Rizieq diketahui masih berada di Arab Saudi sejak April 2017 lalu. Ia kabur ke Saudi setelah kepolisian menjeratnya dengan sejumlah kasus hukum di Indonesia, termasuk kasus dugaan konten pornografi bersama Firza Husein.


"Kepulangan Habib Rizieq adalah bagian penting karena beliau bagi pak Prabowo adalah tokoh penting. Beliau punya banyak pengikut di sini dan kepulangan beliau bisa bantu mengubur dendam politik yang selama ini muncul," kata Dahnil.

Pernyataan itu diutarakan Dahnil menanggapi berbagai kritikan hingga kekecewaan para pendukung Prabowo terkait pertemuan pemimpin Partai Gerindra itu dengan Jokowi kemarin.

Kedua rival politik itu bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus dan sempat makan siang bersama di kawasan Senayan, Jakarta Pusat.

Meski pertemuan keduanya terkesan mendadak, Partai Gerindra menyebut bahwa Prabowo telah menyampaikan niatnya untuk bertemu Jokowi sejak rapat koalisi terakhir pada 28 Juni lalu.

Akun Twitter Partai Gerindra dibanjiri ucapakan kekecewaan para pendukung Prabowo terkait pertemuan tersebut. Sebagian relawan pendukung bahkan menganggap Prabowo telah berkhianat dan berjanji tidak akan pernah mendukungnya lagi. (rds/asa)