"Pertama, pembangunan infrastruktur akan terus kita lanjutkan. Pembangunan infrastruktur yang besar telah kita bangun ke depan kita lanjutkan lebih cepat," kata Jokowi saat pidato, Minggu (14/7).
Mantan gubernur DKI itu menjelaskan infrastruktur yang sudah dibangun dan yang akan dibangun akan dihubungkan dengan fasilitas dan tempat tertentu. Seperti jalan tol, kereta api dan bandara yang tersambung kawasan produktif rakyat, kawasan industri kecil, kawasan ekonomi khusus dan kawasan wisata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peningkatan kualitas pendidikan juga menjadi bagian dari pembangunan SDM. Bahkan Jokowi akan membuat lembaga khusus yang mengurus talenta hebat agar Indonesia bisa bersaing secara global.
"Oleh sebab itu yang hambat investasi harus dipangkas. Baik perizinan yang lambat, perizinan yang berbelit, apalagi ada pungli (pungutan liar)," kata Jokowi.
Lihat juga:Jokowi: Jangan Alergi Investasi |
Keempat, kata mantan wali kota Solo ini, reformasi birokrasi struktural agar suatu lembaga semakin sederhana dan lincah. Ia menegaskan akan memangkas pihak yang tidak ingin mengubah pola pikir.
"Kelima, kita harus jamin bahwa penggunaan APBN fokus dan tepat sasaran. Karena setiap rupiah yang keluar dari APBN dipastikan memiliki manfaat ekonomi dan kesejahteraan rakyat," kata Jokowi. (asa/adp/asa)