Meski begitu, Muzani mengatakan belum mengetahui kapan pelaksanaan pertemuan lanjutan itu akan berlangsung.
"Saya enggak tau, tapi pertemuan-pertemuan itu [Prabowo dan Jokowi] saya kira masih mungkin dilakukan," kata Muzani di kediaman pribadi Prabowo, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahmad Muzani. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
"Tidak dibahas, tak dibahas. Karena Pak Prabowo merasa pertemuan ini adalah penguatan atas mandat yang dimiliki, sehungga beliau akan memberitahu [ke depannya]," kata Muzani.
Selain itu, Muzani turut menegaskan bahwa rapat Dewan Pembina Gerindra dengan Prabowo tak menyinggung sama sekali mengenai calon wakil presiden, Sandiaga Salahuddin Uno.
Ia mengatakan pertemuan itu hanya membahas mengenai arah dan strategi perjuangan Partai Gerindra.
"Tidak, tidak. Kita enggak bahas orang per orang, tapi kita bahas arah dan strategi perjuangan ke depan. Karena kita membicarakan situasi dan keadaan ke depannya yang tak lebih ringan dari sekarang," kata Muzani.
Tak hanya itu, Ia mengatakan Prabowo sendiri tak membahas kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab dalam pertemuan itu.
"Enggak. Ya karena ini kan bicara internal ya, internal," katanya.
Ahmad Muzani. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)