Gerindra Beri Sinyal Pertemuan Lanjutan Prabowo-Jokowi

CNN Indonesia | Jumat, 19/07/2019 16:21 WIB
Gerindra Beri Sinyal Pertemuan Lanjutan Prabowo-Jokowi Presiden Joko Widodo (kiri) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan di Stasiun MRT Senayan, Jakarta, Sabtu, 13 Juli 2019. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekretaris Jendral Partai Gerindra, Ahmad Muzani memberi sinyal akan ada pertemuan lanjutan antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Presiden Joko Widodo usai pertemuan perdana mereka di stasiun MRT, Lebak Bulus Jakarta, pada Sabtu 13 Juni.

Meski begitu, Muzani mengatakan belum mengetahui kapan pelaksanaan pertemuan lanjutan itu akan berlangsung.

"Saya enggak tau, tapi pertemuan-pertemuan itu [Prabowo dan Jokowi] saya kira masih mungkin dilakukan," kata Muzani di kediaman pribadi Prabowo, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/7).


Meski begitu, Muzani mengatakan rapat antara anggota Dewan Pembina Gerindra dengan Prabowo yang digelar hari ini di Hambalang tak membahas terkait pertemuan lanjutan tersebut.

Ahmad Muzani. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Ia mengatakan pertemuan itu di antaranya membahas terkait pemberian mandat dari anggota dewan pembina Gerindra kepada Prabowo untuk menentukan sikap politik.

"Tidak dibahas, tak dibahas. Karena Pak Prabowo merasa pertemuan ini adalah penguatan atas mandat yang dimiliki, sehungga beliau akan memberitahu [ke depannya]," kata Muzani.

Tak Singgung Rizieq dan Sandiaga

Selain itu, Muzani turut menegaskan bahwa rapat Dewan Pembina Gerindra dengan Prabowo tak menyinggung sama sekali mengenai calon wakil presiden, Sandiaga Salahuddin Uno.

Ia mengatakan pertemuan itu hanya membahas mengenai arah dan strategi perjuangan Partai Gerindra.

"Tidak, tidak. Kita enggak bahas orang per orang, tapi kita bahas arah dan strategi perjuangan ke depan. Karena kita membicarakan situasi dan keadaan ke depannya yang tak lebih ringan dari sekarang," kata Muzani.

Tak hanya itu, Ia mengatakan Prabowo sendiri tak membahas kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab dalam pertemuan itu.

"Enggak. Ya karena ini kan bicara internal ya, internal," katanya.
(rzr/ain)