Kapal Angkut 25 Orang Tenggelam di Perairan Ketapang

CNN Indonesia | Minggu, 21/07/2019 15:05 WIB
Kapal Angkut 25 Orang Tenggelam di Perairan Ketapang Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Abriawan Abhe).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pontianak menerima laporan kapal karam berpenumpang 25 orang. Kapal Layar Motor (KLM) Arta Jaya tersebut karam di perairan Tanjung Sambar, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak Hery Marantika mengatakan kapal berangkat dari Madura menuju Pontianak. Kemudian, kapal itu dilaporkan tenggelam pada pukul 01.50 WIB, Sabtu (20/7).

"Kami menurunkan tim penyelemat 1 pukul 23.25 WIB pada Sabtu. Kemudian hari ini, Minggu, sekitar pukul 07.00 WIB, juga menurunkan tim penyelamat 2. Karena jauhnya lokasi, tim 1 tiba di lokasi sekitar pukul 03.25 WIB, dan tim 2 tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB hari ini," ujarnya, mengutip Antara, Minggu (21/7).


Tim penyelamat meliputi Basarnas, TNI Angkatan Laut, Kepolisian Perairan, Kesyahbandaran, dan Otoritas Pelabuhan, serta agen kapal. Seluruhnya melakukan upaya pencarian secara paralel dengan area jangkauan 208 mil laut.

"Track spacing satu NM menggunakan satu unit RIB Pos SAR Ketapang, dua unit kapal motor air nelayan dan satu unit Kapal KM Lintas 18 dibagi menjadi tiga sektor pencarian. Pencarian akan dilaksanakan dengan penyisiran di perairan Tanjung Sambar Kabupaten Ketapang dan cuaca saat cukup baik," imbuh Hery.

Hingga upaya penyelamatan dilakukan saat ini, ia merinci 23 dari 25 penumpang sudah berhasil diselamatkan. Sedangkan dua sisanya masih dalam pencarian.


Sementara itu, pencarian empat awak Tug Boat Mega 09 hingga hari keenam pada Sabtu (20/7) belum membuahkan hasil. Dalam upaya untuk menemukan awak kapal itu, tim SAR sudah melakukan penyelaman di area tempat tenggelamnya kapal dan menyisir daerah sekitarnya.


(Antara/bir)