"Pedagang ini suka atau tidak suka adalah andalan kami. Mereka di sini ada 1.200 orang, cari makan di sini. Akan kita briefing apakah clear, kalau bisa kita bikin bertahap sampai ke atas. Semuanya situasional," kata Putra saat ditemui Minggu (28/7).
Pihak pengelola mengizinkan pedagang untuk menata kembali kiosnya setelah semua area di Gunung Tangkuban Parahu sudah bersih dari abu vulkanik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Situasi ini (ditutup) tidak boleh lama-lama. Karena memang rekomendasi mengatakan boleh (dibuka). Nanti kita diketawakan orang, rekomendasi 24-26 Juli kok normal level satu tidak boleh dibuka, orang heran nanti," ujarnya.
"Ini adalah wisata andalan di Jawa Barat, sehingga kami betul-betul harus membersihkan agar pengunjung nyaman," ujar Putra.
"Di kawasan ini tidak ada orang camping dan jam 6 sudah tutup. Sejauh ini tidak ada korban. Kalau ada pun yang kena dampak abu pada saat erupsi, mereka beli tiket dan itu tanggung jawab kami," katanya.
[Gambas:Video CNN] (hyg/dal)