"Harapan pastinya sebagai perempuan pasti berharap, sangat berharap ada bisa terpilih," kata Yenti di Gedung ACLC KPK, Jakarta, Senin (29/7).
Ia mengatakan saat seleksi awal Capim KPK, setidaknya ada 21 pendaftar perempuan dari total 376 pendaftar. Salah satu di antaranya adalah calon petahana Basaria Panjaitan. Sementara itu setelah dua proses seleksi, dari total 104 yang tersaring enam di antaranya adalah perempuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Pansel Sebut Kasus Novel Bukan Ranah KPK |
Menurut dia untuk terpilih menjadi pimpinan KPK, haruslah perempuan yang kuat, bukan dikuatkan. Alhasil, kata Yenti, perempuan harus bisa memenuhi seluruh kriteria yang ada dalam tahapan seleksi capim KPK.
"Tapi saya ingin perempuan itu diperkuat, kekuatan perempuan lah yang membuat kita dia harus dipilih karena memang kuat bukan kita kuatkan jadi kita berharap semoga ada kali ini, tapi tidak terlepas dari ada beberapa proses yang akan kita lakukan proses tahapan seleksi," katanya.
Sebelumnya, Sebanyak 104 peserta capim KPK mengikuti tes psikologi yang diselenggarakan oleh tim pansel sebagai bagian dari proses seleksi. Dalam tes psikologi ini antara lain mencakup tes kejiwaan dan tes kepribadian.
Yenti sebelumnya mengatakan pihaknya tak mematok target untuk jumlah peserta yang lolos dan tes psikologi kali ini.
[Gambas:Video CNN]
(sah/agt)