Kesaksian Warga Lampung Diguncang Gempa Banten

CNN Indonesia | Jumat, 02/08/2019 21:24 WIB
Kesaksian Warga Lampung Diguncang Gempa Banten Ilustrasi. (Istockphoto/Petrovich9)
Bandar Lampung, CNN Indonesia -- Gempa berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang Sumur Banten, Jumat (2/8) malam sekitar pukul 19.03 WIB terasa hingga kawasan Bandar Lampung.

Kepanikan pun sempat dirasakan warga saat bumi berguncang karena gempa yang berpusat di lautan, sekitar 147 kilometer barat daya Sumur, Banten tersebut.

Warga yang merasakan getaran gempa, segera berlarian keluar rumah. Gempa tidak terlalu lama, namun guncangannya terasa kencang. Warga Perumnas Way Halim, Sur menuturkan awalnya ia melihat pohon yang ada di depan rumahnya tiba-tiba bergoyang. Padahal, tidak ada angin kencang begitu juga pot bunga langsung jatuh dan pecah.


"Awalnya saya sedang duduk santai di depan rumah, lihat pohon kok goyang, lalu pot bunga pada jatuh. Langsung saja saya lari keluar rumah," ujarnya, kepada CNNIndonesia.com, Jumat (2/8) malam.

Sementara salah seorang warga lainnya, Wawan Ewok juga mengaku adanya getaran gempa itu terasa saat ia sedang duduk diatas sepeda motor ketika mau mengisi BBM di SPBU di wilayah Rajabasa, Bandar Lampung.

"Jadi saya lagi ngantre mau mengisi BBM, tiba-tiba motor kok goyang. Tahunya itu gempa, setelah melihat orang-orang yang mau mengisi BBM dan petugas SPBU pada lari keluar," ungkapnya.

Menurutnya, memang enggak lama getaran gempa itu terasa. Tapi, sambungnya, banyak warga yang lari keluar rumah dan menunggu di kawasan terbuka hingga kondusif akibat takut gempa susulan.

"Kalau tadi ramai, mereka pada keluar dari rumah dan kumpul bergerombol di pinggir jalan," kata dia.

Sementara itu, Wanto yang saat itu tengah melintas di kawasan Kedaton mengaku berhenti setelah melihat karyawan salah satu kantor yang dilewatinya berhamburan keluar gedung.

"Gempa, gempa, awas ada gempa, teriak karyawan kantor itu sembari berlari keluar menuruni tangga hingga keluar halaman kantor," ucapnya.

Begitu berada di halaman kantor, kata Wanto, mereka masih sempat merasakan guncangan dan melihat tiang dan kabel listrik masih bergoyang.

"Mereka juga, sempat lihat kaca-kaca kantor itu bergetar dan merasakan guncangan," ujar dia.

Gempa berkekuatan 7,4 SR sekitar pukul 19.03 WIB dengan pusat di kedalaman 10 kilometer sekitar 147 kilometer di barat daya Sumur, Banten. Akibat gempa tersebut, BMKG pun merilis peringatan potensi tsunami.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menyatakan peringatan tsunami setelah gempa Banten ditunggu hingga pukul 21.35 WIB.

[Gambas:Video CNN] (zas/kid)