21 Rumah dan Satu Masjid di Jabar Rusak Akibat Gempa Banten

CNN Indonesia | Sabtu, 03/08/2019 10:23 WIB
21 Rumah dan Satu Masjid di Jabar Rusak Akibat Gempa Banten Sejumlah warga pesisir pantai mengungsi ke dalam bangunan yang terbuat dari kayu setelah terjadi gempa di Kampung Mancak, Serang, Banten, Jumat (2/8/2019). (ANTARA FOTO/Weli Ayu Rejeki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gempa Banten dengan kekuatan 6,9 SR, yang sebelumnya dirilis bermagnitudo 7,4 berdampak rusaknya beberapa rumah di wilayah Jawa Barat.

Dilaporkan Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) PB BPBD Provinsi Jawa Barat sebanyak 21 rumah dan satu fasilitas umum berupa masjid mengalami kerusakan.

Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Jawa Barat Budi Budiman Wahyu mengatakan dari hasil pemantauan Pusdalops PB BPBD Jabar sampai Sabtu, 3 Agustus 2019 pukul 07.48 WIB, data sementara yang terdampak di wilayah Jabar terdiri dari tiga wilayah.


Di Kabupaten Bandung Barat yang terdampak tiga kecamatan dengan rincian 4 unit rumah rusak ringan, satu unit rusak sedang dan 1 unit rumah rusak berat.
Sedangkan di Kabupaten Sukabumi wilayah terdampak meliputi enam kecamatan.

"Di Sukabumi, empat unit rumah rusak ringan, enam unit rusak sedang, satu unit rusak berat serta satu unit fasilitas umum berupa masjid rusak ringan," ujar Budiman.

Selain itu, kerusakan fasilitas juga terpantau di tiga kecamatan di Kabupaten Garut. Sebanyak satu unit rumah rusak ringan dan tiga unit rusak sedang. Pihak BPBD, kata Budiman, terus berkoordinasi untuk memantau dampak gempa yang ditimbulkan.

"Koordinasi dengan Kabupaten/kota terus dilakukan oleh kami. Hasil monitoring BMKG hingga saat ini menunjukkan tidak berpotensi tsunami

Untuk itu kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan terus mengikuti arahan BPBD dan informasi BMKG atau PVMBG," kata Budiman.

[Gambas:Video CNN] (hyg/age)