Bikin Onar di Kuta Bali, WN Australia Ditangkap Polisi

Antara, CNN Indonesia | Senin, 12/08/2019 07:58 WIB
Bikin Onar di Kuta Bali, WN Australia Ditangkap Polisi Ilustrasi. (Foto: Istockphoto/D-Keine)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang warga negara Australia berinisial NC yang mengamuk di tengah jalan raya Sunset Road, Kuta, Bali, Sabtu (10/8) lalu, ditetapkan sebagai tersangka.

"Iya, dia (tersangka) NC sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sekarang sedang ditahan di rutan Polsek Kuta," kata Kanit Reskrim Polsek Kuta, Iptu I Putu Ika Prabawa, saat dikonfirmasi pada Minggu (11/8).

Tersangka NC diketahui bekerja sebagai apprentice builder di salah satu hotel di Seminyak. Dia ditahan setelah mengamuk di tengah jalan melakukan perusakan dan penganiayaan.


Dalam salah satu aksinya NC terekam video menendang seorang pengendara motor yang telah melaju, sehingga menyebabkan korban terjatuh dan menderita luka lebam serta cedera pada bagian pinggang.

Selanjutnya korban yang pada saat kejadian kebetulan melintas dan sedang menuju ke rumahnya, langsung melaporkan tersangka NC ke polsek Kuta.

Rekaman NC mengamuk pada Sabtu dini hari lalu itu beredar viral di media sosial. Iptu I Putu Ika Prabawa menjelaskan sejumlah TKP menjadi sasaran dari tersangka NC.

Selain menganiaya pengendara motor NC juga memecahkan kaca salah satu swalayan dan restoran di daerah Kuta. Selanjutnya tersangka masuk ke salah satu rumah warga dan melakukan penganiayaan. Korbannya mengalami luka lecet akibat dibanting oleh tersangka.

Tak hanya itu, tersangka juga menabrakkan diri ke mobil yang sedang berjalan di sekitar Sunset Road.

NC masih ditahan usai menjalani perawatan di RS Siloam, Sunset Road, Kuta. Iptu I Putu Ika menuturkan bahwa kondisi tersangka saat ini belum stabil, untuk itu belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut.

"Seperti kata dokter, saat ini ia (tersangka NC) berada dalam pengaruh dari minuman beralkohol," jelasnya.

Iptu I Putu Ika mengatakan kepolisian melakukan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut terhadap tersangka atas kejadian yang terjadi di wilayah Kuta, Badung.

[Gambas:Video CNN] (wis/wis)