Fadli Zon Respons Positif Wacana 10 Pimpinan MPR

CNN Indonesia | Senin, 12/08/2019 13:07 WIB
Fadli Zon Respons Positif Wacana 10 Pimpinan MPR Wakil Ketua DPR fraksi Gerindra setuju jika jumlah pimpinan MPR ditambah dari 8 menjadi 10.(CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua DPR dari fraksi Gerindra Fadli Zon tidak keberatan jika pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) selanjutnya dapat diisi untuk 10 orang atau lebih banyak dari saat ini yang hanya 8 orang. Posisi yang dimaksud terdiri atas 9 dari DPR dan 1 dari DPD.

"Kalau disepakati bersama, why not? Kalau disepakati bersama [10 orang pimpinan MPR]," kata Fadli di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (12/8).

Menurut Fadli, hal itu dapat mengakomodasi seluruh atau sembilan parpol hasil pemilu 2019 yang lolos ke Senayan. Ditambah satu anggota DPD demi menempatkan kader terbaiknya di kursi pimpinan MPR.


Meski demikian, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menyatakan keputusan akhir opsi paket pimpinan MPR tergantung pada musyawarah mufakat seluruh anggota dewan.
Musyawarah itu, kata dia, yakni berupa revisi Undang-undang tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD atau UU MD3 terutama terkait pasal pimpinan MPR. UU tersebut perlu direvisi jika ingin ada penambahan kursi pimpinan MPR.

"Kita perlu ada kesepakatan bersama dalam hal ini UU MD3 nya. Jadi wacana itu sah-sah saja dilontarkan, tapi bila dengan UU yang sekarang, bisa ada dialog politik yang baik," kata Fadli.

Meski demikian, Fadli mengatakan Partai Gerindra selalu terbuka untuk menerima berbagai opsi yang berkaitan dengan paket pimpinan MPR. Ia menyatakan Gerindra selalu terbuka dengan opsi 10 orang maupun dengan opsi 5 orang paket pimpinan MPR.

"Kita liat opsi itu semuanya terbuka, dengan opsi semua terwakili atau dengan paket saya kira kita ikut semua opsi itu," kata Fadli.

Wacana penambahan kursi pimpinan MPR menjadi 10 pertama kali dilontarkan oleh Partai Amanat Nasional (PAN). Wasekjen PAN Saleh Partaonan Daulay menganggap semua partai perlu diakomodasi daripada saling berebut pos pimpinan MPR.
"Awal periode ini kan pimpinan MPR 5 orang. Setelah beberapa saat, diubah menjadi 8 orang. Tentu sangat baik jika pimpinan yang akan datang disempurnakan menjadi 10 orang dengan rincian 9 mewakili fraksi-fraksi dan 1 mewakili kelompok DPD. Soal siapa ketuanya, bisa dimusyawarahkan untuk mencapai mufakat," kata Saleh kepada wartawan, Minggu (11/8).

Diketahui, parpol yang lolos dan mendapat kursi di parlemen hasil Pemilu 2019 ada 9. Di antaranya, PDIP, Golkar, Gerindra, PKB, NasDem, Demokrat, PKS, PAN, PPP.

Menurut Saleh, rekonsiliasi setelah pilpres juga bisa diaktualisasikan dengan penambahan kursi pimpinan MPR. Semua parpol jadi mendapat kursi pimpinan MPR.
[Gambas:Video CNN] (rzr/sur)