"Ada hutan yang jumlahnya semakin berkurang, KPK kan masuk di kerugian negara. Ini ada kerugian negara," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (13/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau ada kerugian negara, KPK masuk di pencegahannya, kalau kemudian ada kita bisa buktikan ada korupsi, kita lakukan penindakan," ucap Saut.
Di Palangka Raya, Dinas Pemadam Kebakaran setempat mengakui banyak titik karhutla yang berdekatan dengan perumahan atau permukiman warga. Salah satunya di Jalan Nagasari.
Sementara di Kota Pontianak pada Selasa (13.8) diselimuti asap pekat akibat kebakaran hutan yang membuat jarak pandang menjadi 100 hingga 200 meter.
Masyarakat mengeluhkan kondisi tersebut dan khawatir jika kondisi tersebut berlarut akan berdampak pada kesehatan.
"Ketika menuju ke masjid untuk salat Subuh, sangat terasa bau asap yang dihirup," kata warga yang tinggal Parit Mayor, Pontianak, Tomi, Selasa (12/8) seperti dilansir dari Antara.
Presiden Joko Widodo menyatakan malu asap karhutla sampai masuk ke negara tetangga. Bahkan sampai menjadi berita utama media massa di sana.
Jokowi pun sejak itu menginstruksikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian agar turut menerjunkan personel mengatasi kebakaran hutan dan lahan. Jokowi meminta anggota TNI-Polri dicopot jika lalai mengatasi karhutla.
[Gambas:Video CNN] (sah/wis)