PDIP Anggap Menteri Usia 25 Tahun Perlu Kursus Tata Negara

CNN Indonesia | Rabu, 14/08/2019 17:26 WIB
PDIP Anggap Menteri Usia 25 Tahun Perlu Kursus Tata Negara Politisi PDIP Eva Kusuma Sundari menilai menteri berusia 25 tahun pilihan Jokowi harus mengikuti kursus tata negara. (CNN Indonesia/Ramadhan Rizki Saputra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Politikus PDIP Eva Kusuma Sundari mengatakan menteri muda yang ditunjuk Presiden Jokowi perlu menjalani kursus tata negara terlebih dahulu sebelum menjalankan tugasnya di pemerintahan. Menurutnya itu perlu untuk meningkatkan kesiapan menteri yang bersangkutan.

Sebelumnya, Jokowi membeberkan kabinet selanjutnya bakal diisi oleh menteri muda dengan usia sekitar 25-30 tahun.

'"Entar kursus dulu soal tata negara," kata Eva saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (13/8).


Eva bicara demikian merujuk dari penuturan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pada Kongres ke-V di Bali pada pekan lalu. Megawati memang menyinggung soal menteri muda.
Menurut Mega, kala itu. anak muda yang berpengalaman dan sukses di bidang tertentu, belum tentu bisa langsung bekerja maksimal ketika mengurusi pemerintahan.

"Karena catatan Bu Mega kemarin adalah aspek itu. Yang muda belum tentu paham sistem tata negara (politik hukum, politik di DPR, birokrasi kementerian) dan lainnya," kata Eva.

Eva sendiri tidak keberatan jika Jokowi menunjuk anak muda untuk membantunya sebagai menteri dalam kabinet di periode selanjutnya. Terlepas dari itu, Eva pun tidak punya kuasa apa pun untuk menolak pilihan Jokowi.

"Enggak apa-apa [menteri muda], memang prerogratif presiden," kata Eva.
Eva menganggap usulan perihal kursus tata negara juga tidak salah jika diterapkan kepada seluruh menteri. Tidak hanya kepada menteri yang berusia muda.

Kursus tata negara, lanjutnya, bisa diimplementasikan kepada seluruh menteri yang belum berpengalaman mengurus pemerintahan. Sebab, kata dia, seluruh menteri diwajibkan untuk memiliki pengetahuan utama tentang tata negara Indonesia.

"Ya harus itu. Semua menteri perlu knowledge tersebut," kata Eva.
Presiden Jokowi mengaku sudah selesai merancang susunan kabinet di periode kedua. Itu pun sudah diberitahukan kepada partai-partai politik pendukungnya.

Kata Jokowi, kabinetnya nanti akan diisi kalangan generasi muda. Bahkan, ada menteri muda yang berusia di bawah 30 tahun.

"Menteri ada yang usianya 25, di bawah 30, dan di bawah 35 tahun," ujar Jokowi dalam pertemuan dengan Forum Pimpinan Redaksi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (14/8).
[Gambas:Video CNN] (rzr/ugo)