Buwas Anugerahi Jokowi Lencana Tunas Kencana di Hari Pramuka

CNN Indonesia | Rabu, 14/08/2019 17:52 WIB
Buwas Anugerahi Jokowi Lencana Tunas Kencana di Hari Pramuka Presiden Joko Widodo mendapat penghargaan dalam upacara peringatan Hari Pramuka ke-58 di Lapangan Utama Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (14/8). (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo menghadiri upacara peringatan Hari Pramuka ke-58 di Lapangan Utama Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (14/8).

Pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, Jokowi dan Iriana datang sekitar pukul 16.25 WIB. Mereka berdua kompak mengenakan seragam pramuka berwarna cokelat lengkap dengan atributnya.

Selain Jokowi dan Iriana, Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri juga menghadiri upacara peringatan HUT ke-58 tersebut. Jokowi, Iriana, Megawati berjalan bersama masuk ke arena upacara.


Turut hadir sejumlah pejabat negara lainnya, antara lain Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Kemudian, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, hingga Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Heru Winarko.

Dalam acara ini, Jokowi pun mendapat anugerah Lencana Tunas Kencana dari Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Budi Waseso alias Buwas.

Buwas mengatakan Jokowi mendapat anugerah itu karena sudah menjadi Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka selama lima tahun. Jokowi, kata Buwas, juga memberikan perhatian kepada gerakan pramuka.

Ia menyebut anugerah serupa juga pernah diberikan kepada presiden sebelumnya, yakni Soeharto, BJ. Habibie, Megawati, hingga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Hari Pramuka diperingati setiap tanggal 14 Agustus tiap tahunnya. Tahun 2019 ini adalah HUT Pramuka ke-58. Tanggal 14 Agustus ditetapkan jadi Hari Pramuka sejak tahun 1961 lewat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 448 Tahun 1961.

Menurut sejarahnya, gerakan yang identik dengan warna cokelat muda dan 'anak-anak alam' ini mulai memiliki lambang tunas kelapa pada 20 Mei 1961.

(fra/arh)