Menurut Koordinator Divisi Korupsi ICW Donal Fariz, menkumham dan menkopolhukam bukan dari parpol dapat menenangkan situasi ketika tensi politik tanah air meninggi.
"Mestinya orang yang menduduki posisi menkumham dan menkopolhukam harus diisi oleh orang yang mampu menenangkan situasi politik yang panas," tutur Donal di kantor ICW Jakarta, Kamis (15/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Donal menegaskan ICW tidak anti parpol. Namun, dia menganggap logika berpikir membebaskan jabatan tertentu dari kepentingan parpol itu bisa dijadikan komitmen untuk menghindari konflik kepentingan.
"Poinnya adalah kita berharap ada konsistensi konstruksi cara pandang kalau pimpinan penegakan hukum dipimpin oleh orang politik akan membawa turbulensi politik dan penegakan hukum, bercampur baur diproses itu," tambah dia.
"Jaksa agung pasti bukan dari parpol," ujar Jokowi saat pertemuan dengan pemimpin redaksi media massa, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/8).
Jika Jokowi benar-benar melakukan itu, maka akan berbeda dibanding sebelumnya. Jokowi mengangkat Mohammad Prasetyo sebagai jaksa agung. M. Prasetyo sendiri merupakan mantan kader Partai NasDem.
Namun, Ketua Umum dan sejumlah elit NasDem menegaskan bahwa M. Prasetyo hanya bekerja dan bertanggung jawab kepada Presiden Jokowi. Bukan kepada NasDem.
[Gambas:Video CNN] (bmw/ain/bmw)