FOTO : Mereka yang Berjuang di Kampung Kumuh Jakarta

Andry Novelino, CNN Indonesia | Kamis, 22/08/2019 16:03 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- RW 17, Muara Baru, Penjaringan tercatat sebagai kawasan kumuh berat versi BPS DKI Jakarta. Di kampung ini bermukim warga beragam profesi.

Atmawiyanto (44), asli dan berasal dari Madura. 25 tahun tinggal di kampung pesisir Penjaringan. Ia berprofesi sebagai penjaga MCK. Atmawiyanto berharap lingkungan tempat tinggalnya tetap dipertahankan, dan berubah menjadi lebih baik. CNN Indonesia/Andry Novelino
Eny Rochayati, Koordinator Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK). Eny merupakan aktivis perempuan di kampung Marlina RW 17, Muara Baru. Ia selalu bergerak menangani isu hak-hak warga miskin perkotaan Jakarta. CNN Indonesia/Andry Novelino
Herdayati, kader Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) dari Kampung Marlina. Kegiatannya memberikan penyuluhan terkait HIV AIDS ke masyarakat. Herdayati menangani sekitar 600 PSK di 33 Cafe Esek-esek di Penjaringan. CNN Indonesia/Andry Novelino
Joko, pemulung dari Kampung Bengek, Muara Baru, Penjaringan. Ia mempunyai 7 orang anak dan 7 orang cucu. Hingga tahun 2000, dia berjualan air bersih ketika warga RW 17 belum memiliki saluran PAM. Joko kini memulung karena jasa air bersihnya tergantikan saluran PAM. CNN Indonesia/Andry Novelino
Daryumi, penjual udang rebon di Penjaringan. Suami Daryumi biasa mencari rebon ke laut setiap pukul 12 malam hingga pukul 5 pagi. Hasil dari pencarian tersebut, Daryumi menjualnya dengan harga Rp50ribu/kg bagi warga kampung, dan Rp70 ribu/kg untuk dijual di pasar. CNN Indonesia/Andry Novelino
Rini, guru Kelompok Belajar Anak (KBA) Bersama. KBA Bersama merupakan program pendidikan usia dini khusus untuk warga kampung kumuh. Seorang siswa dari KBA cukup membayar Rp2 ribu/perhari. Rini tinggal di Rumah Susun Waduk Pluit karena rumahnya di Muara Baru digusur. CNN Indonesia/Andry Novelino
Herman, mantan preman Pelabuhan Sunda Kelapa. Kini ia berprofesi menjadi tukang memperbaiki mesin kapal, tambal kapal dan montir baling-baling kapal. Ia juga sering membantu orang yang akan mengurus administrasi kapal laut yang akan merapat di pelabuhan. CNN Indonesia/Andry Novelino
Ringgit, tukang sampan di Pelabuhan Sunda Kelapa. Ia memiliki seorang istri dan 2 orang anak. Ia bekerja menarik sampan dari pukul 5 pagi hingga pukul 5 sore. Pendapatan sehari berkisar antara Rp100-200 ribu. CNN Indonesia/Andry Novelino
Abah Kasbi, guru ngaji di RW 17 Muara Baru. Ia berasal dari Kota Serang, Banten. Ia memiliki 5 orang anak dari 2 orang istri yang telah meninggal dunia. Dua orang anaknya telah bekerja namun ia tetap menjalankan profesinya. Ia telah menjadi guru ngaji di RW 17 sejak 1970. CNN Indonesia/Andry Novelino