Polda Papua Barat Kirim Brimob Bantu Amankan Fakfak

CNN Indonesia | Rabu, 21/08/2019 10:22 WIB
Polda Papua Barat Kirim Brimob Bantu Amankan Fakfak Ilustrasi kerusuhan. (Istockphoto/FourOaks)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polda Papua Barat mengirimkan bantuan untuk membantu pengamanan kerusuhan di Fakfak.

Diketahui hari ini terjadi aksi pembakaran dan perusakan fasilitas umum mewarnai demonstrasi di Fakfak. Dalam aksinya, demonstran membakar kios yang ada di Pasar Fakfak dan jalan menuju ke pasar Tumburuni.

Kepala Bidang Humas Polda Papua AKBP Mathias Krey mengatakan aparat kepolisian dan TNI sudah berada di lokasi demonstrasi untuk melakukan pengamanan.


"Anggota Brimob dijadwalkan dikirim ke Fakfak untuk membantu mengamankan wilayah tersebut," katanya seperti dikutip dari Antara.
Kerusuhan kembali terjadi di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Rabu (21/8). Pasar Tumburuni yang berada di kabupaten tersebut dibakar massa. Sementara sejumlah jalan raya diblokade.

Kepada CNNIndonesia.com, salah satu warga setempat, Eko Eistianto mengatakan situasi di Fakfak kembali tegang pada pagi hari ini. Menurutnya, kerusuhan Fakfak terjadi sejak Selasa (20/8) sore.

"Di sini lagi ribut, lagi panas-panasnya, bakar pasar, perusakan bandara," kata Eko kepada melalui sambungan telepon.

Dia mengatakan saat ini Pasar Tumburuni telah dibakar massa. Sejumlah kios tutup sehingga pusat perekonomian terhenti.

Eko dan sejumlah warga kesulitan mencari makan karena tak ada pedagang yang membuka toko mereka.

"Saya tadi pagi sempat keluar, kami butuh makan, cuma akses perekonomian sekarang lagi enggak bisa, belanja apapun enggak bisa, kios-kios tutup. Cari makan susah, terpaksa makan mi," kata Eko.

Sementara akses jalan menuju kantor DPRD Kabupaten Fakfak telah ditutup. Eko mengatakan tidak ada pembakaran di kantor tersebut.

Menurutnya, aparat kepolisian dari Polres Fakfak telah mengimbau untuk tetap berada di dalam rumah.

"Imbauan dari kapolres agar masyarakat di rumah saja," ujarnya.

CNNIndonesia.com berusaha menghubungi Kantor Polres Fakfak, namun belum ada respons dari pihak kepolisian untuk mengetahui perkembangan kerusuhan Fakfak tersebut.


[Gambas:Video CNN] (Antara/kid)