"Benar saya mengundurkan diri dari anggota PKB," kata Rusdi seperti dikutip dari ANTARA, Rabu (21/8).
Sementara itu Sekretaris Pribadi Rusdi, Djadjuk Natsir mengatakan pengunduran diri itu dilakukan lewat surat yang dikirim ke DPP PKB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PKB melalui Wakil Sekretaris Jenderalnya, Lukmanul Khakim mengonfirmasi pengunduran diri Rusdi. Lukman mengatakan penguduran diri Rusdi sudah dikomunikasikan dengan dirinya melalui aplikasi pesan singkat.
"Saya sampaikan betul memang Pak Rusdi Kirana [mundur jadi anggota PKB], kirim whatsapp kepada saya langsung," kata Lukman di arena Muktamar PKB, Nusa Dua, Bali, Rabu (21/8).
Tak hanya itu, Lukman mengaku PKB sangat kehilangan sosok Rusdi usai mengambil keputusan tersebut. Meski demikian, ia menghormati dan memahami keputusan politik yang sudah dipilih Rusdi.
"Tentu saja kami menghormati keputusan beliau untuk mundur sebagai anggota PKB. Karena dengan demikian beliau ingin memastikan bahwa pengabdian kepada bangsa dan negara itu totalitas," kata dia.
Lukman turut memastikan bahwa tak ada kaitannya pengunduran diri Rusdi dengan penetapan kembali Muhaimin Iskandar sebagai Ketum PKB 2019-2024 dalam Muktamar V.
Diketahui Rusdi Kirana dilantik sebagai Duta Besar RI di Kuala Lumpur di Istana Negara pada 18 Mei 2017 untuk masa jabatan selama tiga tahun atau hingga 18 Mei 2020.
Sebelum jadi Dubes, Rusdi sudah mengundurkan diri dari Wakil Ketua Umum DPP PKB periode 2014-2019 saat dilantik menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) oleh Presiden Joko Widodo pada 2015.
Pada saat yang sama Rusdi juga sudah mengundurkan diri sebagai CEO Lion Air Group.
[Gambas:Video CNN] (rzr/osc)