FOTO: Aksi Protes Pemuda Papua di Seberang Istana

Safir Makki, CNN Indonesia | Kamis, 22/08/2019 16:13 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Ratusan pemuda papua menggelar aksi demonstrasi di sekitar Mabes TNI AD dan Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/8), memprotes tindakan rasialisme.

Ratusan pemuda dan mahasiswa asal papua itu tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Anti Rasisme, Kapitalisme, Kolonialisme dan Militerisme menggelar aksi dengan bertelanjang dada. CNNIndonesia/Safir Makki
Aksi tersebut mengusung tema 'Berikan Hak Menentukan Nasib Sendiri untuk Mengakhiri Rasisme dan Penjajahan di West Papua'. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Demo ini merespons kasus pengepungan asrama mahasiswa di Surabaya dan kasus rasialismenya, serta ucapan kepala daerah di Malang yang dinilai mengusir mahasiswa Papua. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Aksi itu mulai digelar pada pukul 12.00 WIB di depan mabes TNI AD, Jakarta. Para peserta berupaya menerobos masuk, namun dihadang aparat TNI-Polri. Saling dorong antara peerta dan aparat pun terjadi. (CNNIndonesia/Safir Makki)
TNI-Polri menggiring peserta aksi ke area di seberang Kemendagri yang bersebelahan dengan Mabes TNI AD. Aparat yang berjaga pun tidak dilengkapi dengan senjata. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Para pemuda Papua meminta Presiden Jokowi menangkap aparat yang bertindak rasialisme, mengecam penangkapan mahasiswa Papua di Surabaya, hingga menutup Freeport. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Usai berdemo di depan Mabes TNI AD, peserta aksi berjalan ke depan Istana Kepresidenan, Jakarta. Sambil berjalan, mereka meneriakkan propaganda pro-referendum, anti-otsus, hingga kemerdekaan. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Ratusan pemuda beraksi dengan menggunakan atribut bendera bintang kejora, yang merupakan bendera yang diklaim sebagai negara West Papua, sekaligus mengibarkannya di depan Istana Merdeka. CNNIndonesia/Safir Makki
Kasus rasialisme itu sendiri terungkap lewat rekaman video di media sosial berupa pria yang diduga aparat di depan pagar asrama mahasiswa Papua di Surabaya berteriak 'monyet' saat mempertanyakan soal bendera merah putih yang rusak. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Atas tuntutan para pedemo itu, Kepala Staf Presiden Moeldoko menyebut perlu ada tindakan tegas dari TNI-Polri meski pelaku rasialisme merupakan aparat. Saat ini pemerintah juga mecnoba meredam gejolak di Papua lewat pemblokiran akses internet demi menangkal hoaks. (CNNIndonesia/Safir Makki)