Polisi Dalami Peran Tri Susanti, Korlap Aksi di Asrama Papua

CNN Indonesia | Kamis, 22/08/2019 18:10 WIB
Polisi Dalami Peran Tri Susanti, Korlap Aksi di Asrama Papua Koordinator Aksi Pengepungan Mahasiswa Papua di Surabaya Tri Susanti. (Dok. Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mabes Polri tengah mendalami peran Tri Susanti alias Susi yang menjadi koordinator lapangan dalam aksi di Asrama Mahasiswa Papua, Surabaya, pekan lalu. Susi disebut-sebut juga menjadi kader Gerindra.

"Ya kami masih melakukan pendalaman terhadap informasi itu," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Kamis (22/8).

Asep menyampaikan polisi juga masih menunggu penyelidikan yang dilakukan oleh Gerindra terhadap Susi.


"Sementara kami juga melihat reaksi partai yang bersangkutan sedang melakukan investigasi terhadap yang bersangkutan. Kami tidak di area itu tapi kami lihat perkembangannya," tuturnya.

Nama Susi mendadak viral di medial sosial. Namanya bahkan sempat bertengger di jajaran trending topic di jagat twitter, setelah disebut-sebut sebagai koordinator aksi pengepungan Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya beberapa hari lalu.

Susi sendiri telah meminta maaf kepada publik atas insiden yang terjadi saat pengepungan Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya, khususnya soal teriakan salah satu oknum bernada rasialis.

"Kami atas nama masyarakat Surabaya dan dari rekan-rekan ormas menyampaikan permohonan maaf apabila ada masyarakat atau pihak lain yang sempat meneriakkan itu," ujarnya di Mapolda Jawa Timur di Surabaya, dikutip Antara Selasa (20/8).

Susi mengatakan dirinya dan ormas lain mendatangi Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan Surabaya, bertujuan  membela bendera Merah Putih yang dikabarkan telah dirusak dan dibuang.

"Kami ini hanya ingin menegakkan bendera Merah Putih di sebuah asrama yang selama ini mereka menolak memasang. Jadi, ini bukan agenda yang pertama kali," ujarnya.

Susi merupakan calon legislatif DPRD Surabaya Dapil 3 nomor 8 dari Partai Gerindra. 

Di sisi lain, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, mengaku tak tahu ada kader partainya bernama Tri Susanti alias Susi, yang menjadi korlap dalam aksi di asrama itu.

"Saya enggak pernah tahu itu," Fadli Zon, saat akan mengunjungi asrama Papua di Jalan Kalasan, Surabaya, Rabu (21/8).

Meski begitu, Fadli menyebut pihaknya akan melakukan investigasi terkait status Susi di Gerindra, sekaligus sikap susi saat pengepungan asrama Papua beberapa hari lalu.

"Nanti akan kita investigasi," ujarnya.

[Gambas:Video CNN] (dis/wis)