"Ya kami masih melakukan pendalaman terhadap informasi itu," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Kamis (22/8).
Asep menyampaikan polisi juga masih menunggu penyelidikan yang dilakukan oleh Gerindra terhadap Susi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami atas nama masyarakat Surabaya dan dari rekan-rekan ormas menyampaikan permohonan maaf apabila ada masyarakat atau pihak lain yang sempat meneriakkan itu," ujarnya di Mapolda Jawa Timur di Surabaya, dikutip Antara Selasa (20/8).
Susi mengatakan dirinya dan ormas lain mendatangi Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan Surabaya, bertujuan membela bendera Merah Putih yang dikabarkan telah dirusak dan dibuang.
"Kami ini hanya ingin menegakkan bendera Merah Putih di sebuah asrama yang selama ini mereka menolak memasang. Jadi, ini bukan agenda yang pertama kali," ujarnya.
Susi merupakan calon legislatif DPRD Surabaya Dapil 3 nomor 8 dari Partai Gerindra.
"Saya enggak pernah tahu itu," Fadli Zon, saat akan mengunjungi asrama Papua di Jalan Kalasan, Surabaya, Rabu (21/8).
Meski begitu, Fadli menyebut pihaknya akan melakukan investigasi terkait status Susi di Gerindra, sekaligus sikap susi saat pengepungan asrama Papua beberapa hari lalu.
"Nanti akan kita investigasi," ujarnya.
[Gambas:Video CNN] (dis/wis)