Massa aksi meninggalkan Kantor LBH Jakarta sekitar pukul 20.30 WIB. Mereka pulang secara berkelompok sesuai daerah tempat tinggal di sekitar Jakarta. Massa aksi menggunakan bus Kopaja yang disewa.
"Semua pulang, enggak ada (yang menginap). Ada yang pulang ke Tangerang, Bogor, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan," kata Juru Bicara Front Rakyat Indonesia untuk West Papua Surya Anta saat ditemui di Kantor LBH Jakarta, Kamis (22/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemungkinan minggu depan, lihat eskalasi perkembangan," ujarnya.
Mereka memulai demonstrasi dengan berjalan kaki dari Markas Besar TNI AD menuju Istana Kepresidenan.
Saat unjuk rasa berjalan, sempat berkibar satu bendera Bintang Kejora. Bendera tersebut selama ini identik dengan kemerdekaan Papua.
Aparat yang berjaga di lokasi tidak mengamankan bendera tersebut. Selain itu, sejumlah massa aksi juga mengecat wajahnya dengan gambar yang sama dengan Bendera Bintang Kejora.
Mereka meminta aparat mengusut tuntas seseorang yang melontarkan pernyataan rasialisme kepada mahasiswa Papua di Surabaya pada Jumat lalu (16/8). Hal itu ditarakan salah satu orator aksi Albert Mungguar.
Selain itu, tuntutan referendum juga diteriakkan oleh massa.
"Papua? Papua? Papua?" teriak orator Ambros dari atas mobil komando di Jakarta, Kamis (22/8).
"Merdeka!" sahut massa aksi.
"Referendum?" teriak Ambros lagi.
[Gambas:Video CNN] (bmw/bmw)