"Masih bisa diatasi sama Pansel. Kan masih bisa diatasi oleh pansel. Udah ditunjuk kok (sama Presiden Jokowi)," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/8).
Moeldoko mengatakan dirinya tak boleh mengomentari kerja Pansel Capim KPK dalam menjaring 10 nama calon pimpinan lembaga antikorupsi yang akan diserahkan Presiden Jokowi. Menurutnya, proses seleksi ini sepenuhnya otoritas dari Pansel Capim KPK.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden Joko Widodo segera perintahkan Pansel KPK untuk tidak meloloskan calon pimpinan KPK yang terbukti tidak berkualitas maupun berintegritas. Paling enggak, para calon pimpinan KPK yang tidak melaporkan harta kekayaannya, punya konflik kepentingan, dan rekam jejak buruk di masa lalu tidak diloloskan dalam seleksi," tulis Kurnia dalam petisi yang diunggah di situs change.org dan diakses CNNIndonesia.com, Minggu (25/8) sore.
Mereka antara lain, Dosen Fakultas Hukum Universitas Trisakti Yenti Ganarsih, Guru Besar Hukum Pidana Universitas Indonesia Indriyanto Seno Adji, akademisi yang juga pakar hukum pidana dan Hak Asasi Manusia (HAM) Harkristuti Harkrisnowo.
Kemudian pakar psikologi Universitas Indonesia Hamdi Moeloek, akademisi dan pakar hukum pidana Universitas Gadjah Mada Marcus Priyo, pendiri LSM Setara Institute Hendardi, Direktur Imparsial Al Araf, Staf Ahli Bappenas Diani Sadia serta Direktur Jenderal HAM Kementerian Hukum dan HAM Mualimin Abdi.
[Gambas:Video CNN] (fra/ain)