Ricuh di GBK, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

CNN Indonesia | Kamis, 05/09/2019 22:06 WIB
Ricuh di GBK, Polisi Tembakkan Gas Air Mata Ilustrasi tembakan gas air mata. (CNN Indonesia/Bintoro Agung Sugiharto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi menembakkan gas air mata dalam kericuhan pasca-pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Timnas Indonesia vs Timnas Malaysia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Kamis (5/9) malam.

Pantauan CNNIndonesia.com, polisi menembakkan gas air mata dari pintu masuk VVIP ke arah pendukung yang berada di gate 1
Petugas yang berada di dalam mobil V8 Pengurai Massa (Raisa) menyerukan agar Brimob tidak menembakkan gas air mata.

"Brimob, Brimob, jangan tembakan air mata,". Sirine meraung di kawasan GBK pada pukul 21.56 WIB.


Sementara itu, tiga petugas TNI menjaga keamanan para pendukung Indonesia yang lain agar bisa meninggalkan area GBK.

Puluhan anggota TNI lainnya menyisir ke depan pintu ke luar utama seraya berteriak, "mundur-mundur".

Seruan 'mundur ' itu dilakukan karena ada lemparan benda seperti galah dari para pendukung Indonesia dari luar pagar besi tempat di mana pendukung memperlihatkan tiket.

Aparat kepolisian, kemudian membuat barikade menggunakan tameng untuk menghalau lemparan benda dari para pendukung. Sementara terlihat satu orang berbaju putih dibopong petugas untuk mendapat perawatan medis.

"Medis, medis," seru petugas.

Pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 ini tuan rumah timnas Indonesia kalah 2-3 dari Timnas Malaysia. (ryn/arh)