Dikawal Aparat, Pendukung Timnas Malaysia Tinggalkan GBK

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 06/09/2019 00:23 WIB
Dikawal Aparat, Pendukung Timnas Malaysia Tinggalkan GBK Kerusuhan terjadi di Stadion Utama GBK usai pertandingan Indonesia lawan Malaysia, Kamis (5/9). (Foto: CNNIndonesia/Ryan Hadi Suhendra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pendukung Timnas Malaysia mulai diamankan pihak kepolisian dari Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Mereka sempat tertahan di dalam lorong ganti pemain untuk beberapa waktu lamanya lantaran terjadi kerusuhan di area dekat Patung Panahan usai peluit panjang di pertandingan antara Indonesia melawan Malaysia dibunyikan.

Pantauan CNNIndonesia.com di lokasi pukul 00.00 WIB, pendukung Timnas Malaysia keluar melalui pintu kuning untuk selanjutnya menaiki sejumlah bus pariwisata. Terdapat sejumlah petugas polisi bermotor dan kendaraan taktis yang turut mengawal.

Menurut Karo Ops Polda Metro Jaya Kombes Pol Albert Teddy Benhard Sianipar, para pendukung Harimau Malaya itu langsung diantar ke bandara.



"Nanti setelah itu mereka akan kita kawal pulang, nanti setelah itu langsung kembali ke bandara," ujar Teddy saat ditemui di SUGBK, Jakarta, Kamis (5/9) malam.

Sejak pukul 23.52 WIB, sudah tidak terlihat kerumunan pendukung Timnas Indonesia. Pun begitu dengan kebersihan di sekitar stadion yang sudah dibersihkan.

Sebelumnya, area sekitar Patung Panahan berserakan sampah maupun benda seperti batu, galah, dan botol air yang digunakan pendukung Timnas Indonesia untuk menyerang petugas kepolisian. Di sela-sela kerusuhan, pengelola stadion maupun petugas polisi dan TNI sempat mengimbau agar mereka membubarkan diri. Namun, seruan itu tidak dihiraukan.

Sampai pada akhirnya penerangan di Gate 1 dan sejumlah titik lainnya dimatikan, barulah mereka berangsur meninggalkan stadion.


Kericuhan terjadi antara pendukung Timnas Indonesia dengan petugas kepolisian setelah pertandingan Indonesia melawan Malaysia usai. Namun, hingga berita ini ditulis, belum diketahui jelas penyebab kerusuhan.

Tiga suporter Harimau Malaya dikabarkan terluka akibat insiden itu. Fan Malaysia yang terluka diketahui berjenis kelamin laki-laki. Salah satu suporter Malaysia yang ditemui CNNIndonesia.com, Shah Fezan mengatakan temannya yang terluka kini sudah dibawa aparat kepolisian ke rumah sakit.

"Ada tiga yang terluka. Salah satunya jatuh terpeleset saat keributan di tribun. Tangannya patah, lalu dibantu evakuasi keluar dan sudah dibawa ke rumah sakit," kata Shan Fezan.

[Gambas:Video CNN] (ryn/rea)